Home »

Bisnis

» Makro

Sistem Perizinan OSS Sudah Diluncurkan, Pengusaha Minta BP Batam Segera Sosialisasi dan Simulasi

Kalangan pengusaha Batam meminta BP Batam segera melakukan sosialisasi dan simulasi Online Single Submission (OSS).

Sistem Perizinan OSS Sudah Diluncurkan, Pengusaha Minta BP Batam Segera Sosialisasi dan Simulasi
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai melaksanakan sosialisasi pelaksanaan online single submission (OSS) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (29/6/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Kalangan pengusaha Batam meminta BP Batam segera melakukan sosialisasi dan simulasi terkait penerapan sistem perizinan terintegrasi atau satu pintu secara elektronik atau Online Single Submission (OSS).

OSS yang sudah lama ditunggu-tunggu para pelaku usaha itu, baru saja diluncurkan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution bertempat di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (9/7/2018).

"Kami menilai perlu sosialisasi lagi dan simulasi. Karena aturan OSS ini kan signifikan sekali perubahannya," kata Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng.

Menurutnya hal itu perlu dilakukan supaya investor tidak dibuat bingung dengan sistem perizinan yang baru.

Ia mengerti, kehadiran OSS ini bertujuan untuk mempercepat pelayanan perizinan.

Baca: Pemerintah Luncurkan OSS Senin Besok, Ini Keuntungan Bagi Pengusaha dan Investor Kepri

Baca: Pengurusan Izin Usaha secara Online Segera Diterapkan, Begini Cara Daftar di OSS-nya

"Jangan sampai buat investor bingung. OSS ini tujuan awalnya kan untuk mempercepat pelayanan," ujarnya.

Dikatakan dengan adanya OSS, jika investor sebelumnya mesti datang ke MPP (mal pelayanan publik) untuk registrasi. Kini alurnya ke notaris terlebih dahulu.

"Setelah dapat akta pendirian perusahaan di notaris, baru lah masuk OSS. Perlu sosialisasi dari BP Batam. Kalau bisa secepatnya," kata Ayung, sapaannya.

Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Ady Soegiharto membenarkan, dengan kehadiran OSS yang berlaku untuk secara nasional ini, kunci awalnya memang di notaris. Notaris punya peranan yang cukup besar.

"Sebelumnya di penanaman modal ke akta. Sekarang di akta dulu baru ke MPP. Setelah itu pemohon mendaftar ke oss.go.id. Mereka dapatkan NIB (nomor induk berusaha), otomatis dalam waktu 30 detik," kata Ady.  (*)

Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Selasa (10/7/2018)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help