Film 22 Menit : Film Pertama di Indonesia yang Mengungkap Kekejaman Teroris

Film '22 Menit' tayang perdana di seluruh bioskop di Indonesia mulai, Kamis (19/7/2018).

Film 22 Menit : Film Pertama di Indonesia yang Mengungkap Kekejaman Teroris
pipit/Surya
Sejumlah penonton sedang mengambil foto sebelum nonton bareng di marvel surabaya 

TRIBUNBATAM.id - Film '22 Menit' tayang perdana di seluruh bioskop di Indonesia mulai, Kamis (19/7/2018).

Film berdurasi 71 menit karya Eugene Panji dan Myrna Paramita ini diambil dari kisah nyata, kejadian teror bom di Jakarta 14 Januari 2016 silam.

Antusias masyarakat Surabaya dan sekitarnya cukup besar. Tiga Studio di Bioskop CGV Marvel City Mall Surabaya penuh memutar film dengan bintang utama Ario Bayu ini.

Baca: Dapat Hadiah Segudang, Lalu Muhammad Zohri Bingung. Tapi yang Pertama Dilakukannya: Sedekah!

Baca: Dihujat Karena Usir Peserta Audisi Tanpa Make-up, Iis Dahlia Minta Netizen Tonton Video Sampai Habis

Baca: Fahri Hamzah Tanya Soal Kritik Terhadap Jokowi, Jawaban Kaesang dan Gibran: Terus Saja Mengkritik

 
M Rodhi, salah seorang penonton dari Sampang mengaku tertarik menonton 22 Menit bersama rombongan karena penasaran.

"Penasaran, karena kami lihat previewnya ini film yang mengulas soal usaha Brimob, melumpuhkan teroris di Jakarta. Menurut saya ini Jadi film pertama di Indonesia yang mengungkap kekejaman teroris," kata pria 27 tahun ini usai menonton bareng.

Rodhi berkomentar film 22 Menit menggambarkan betul bagaimana sebenarnya teroris adalah musuh masyarakat.

"Tadi berasa sakit hati banget waktu lihat bagaimana bom di sebuah cafe, meledak melukai orang-orang dan anak-anak tidak berdosa. Kemudian bom susulan di Pos Polisi Tamrin, yang juga melukai banyak orang. Tindakan terorisme tidak bisa dibenarkan," tambahnya mengomentari film dengan ajakan hastag #KAMITIDAKTAKUT ini.

Rodhi melanjutkan di dalam film ini dia pun semakin tidak takut dengan aksi teror karena kerjasama petugas keamanan negara, Polri dan TNI dibantu masyarakat bisa melumpuhkan mereka dengan cepat.

"Sesuai dengan filmnya 22 menit, petugas bisa melumpuhkan teroris dengan cepat," tutupnya.

Dalam film tersebut brimob memberikan bocoran lengkap penangkapan teroris di beberapa daerah, usai kejadian bom di Tamrin Jakarta. Delapan teroris di Tamrin, Tegal, Indramayu, Cirebon, Bekasi, Poso, Balik Papan, Kampung Melayu, pun diamankan. Pipit Maulidiya.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved