Cemari Waduk Tembesi, Tambang Pasir Ilegal Ditertibkan Ditpam BP Batam

Ditpam BP Batam menertibkan lima titik penambangan pasir ilegal di kawasan tangkapan air Tembesi, Senin (23/7/18).

Cemari Waduk Tembesi, Tambang Pasir Ilegal Ditertibkan Ditpam BP Batam
istimewa
Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan (Ditpam BP) Batam menertibkan lima titik penambangan pasir ilegal di kawasan tangkapan air Tembesi, Senin (23/7/18). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan (Ditpam BP) Batam menertibkan lima titik penambangan pasir ilegal di kawasan tangkapan air Tembesi, Senin (23/7/18).

Dalam rilis yang diterima TRIBUNBATAM.id, Selasa (24/7/2018), Kepala Deksi Direktorat Hutan dan Patroli Willem S mengatakan, penertiban tersebut dilakukan karena sangat menggangu lingkungan sekitar, terutama waduk Tembesi yang dijadikan kawasan penambangan pasir ilegal.

Aktivitas tambang pasir ilegal ini tentu saja berdampak pada pencemaran lingkungan, apalagi kawasan tersebut merupakan tangkapan air waduk Tembesi. 

"Jika tidak dibentikan akan mencemari air waduk. Aktivitas penambangan pasir illegal ini sudah meresahkan,"kata Willem.

Dia menambahkan, daerah tangkapan air tembesi sangat penting untuk melindungi dam supaya debit airnya tidak berkurang.

Baca: Soal Tambang Pasir Ilegal di Bintan. Kapolda Percayakan ke Polres Bintan. Ini Alasannya

Baca: Penertiban Penambangan Pasir Ilegal oleh Polda Kepri Belum Sentuh Areal Bandara Hang Nadim

Baca: Terduga Pemilik Tambang Pasir Ilegal di Gunung Kijang Ditangkap Polisi

Dalam penertiban kemarin, Ditpam menurunkan 153 personel di lima titik kawasan daerah tangkapan air Tembesi.

Dari penertiban tersebut, tim berhasil mengamankan alat penyaring pasir, sekop, cangkul, jaring pasir dan mesin penyedot.

"Sekali lagi kami jelaskan bahwa ini dilakukan agar penambang pasir ilegal tidak lagi kembali” katanya.

Ia memastikan, penertiban yang dilakukan sudah sesuai prosedur.

Penertiban yang dilakukan kemarin, merupakan kelanjutan penertiban yang sudah dilakukan beberapa hari lalu namun belum selesai.

“Kami mengimbau supaya penambang ilegal menghentikan kegiatan ini. Jangan ada lagi kegiatan penambangan pasir ilegal di kawasan daerah tangkapan air,''pintanya. (*)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved