Chevron Tersingkir, Mulai 2021 Blok Rokan Riau akan Dikelola Pertamina

Saat ini Blok Rokan dikelola Chevron dengan produksi sekitar 200.000 barel per hari.

Chevron Tersingkir, Mulai 2021 Blok Rokan Riau akan Dikelola Pertamina
thinkstock
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Keputusan pengelolaan Blok Rokan, Riau akhirnya terjawab.

PT Pertamina akan mengelola Blok Rokan yang habis pada 2021 mendatang.

Adapun Chevron tersingkir dari perebutan pengelolaan ini.

Maklum Chevron sudah mengelola Blok ini selama 50 tahun.

Untuk signature bonus yang mesti dibayar Pertamina mencapai 784 juta dolar AS.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, pemerintah sampai pada keputusan siapa yang akan mengelola Blok Rokan.

Saat ini Blok Rokan dikelola Chevron dengan produksi sekitar 200.000 barel per hari.

"Proses evaluasi sudah berjalan beberapa bulan belakangan. Sesuai janji kita bahwa keputusan pengelolaan Blok Rokan insyaallah akan kami umumkan," kata dia dalam konfrensi pers, Selasa (31/7/2018).

Baca: Angkut Elpiji, Truk Pertamina Terjun ke Sungai dari Ketinggian 15 Meter, Dua Meninggal

Baca: Terkait Pajak Jadi Alasan Pertamina Tetapkan Harga Pertalite di Batam Paling Mahal se-Indonesia

Baca: Harga Pertalite di Batam Termahal se-Indonesia, DPRD Segera Panggil Pertamina dan Disperindag

Dia mengatakan, tim kementerian ESDM sudah melihat proposal yang dimasukan pada hari ini Pukul 17.00 maka pemerintah lewat Menteri ESDM menetapkan pengelolaan Blok Rokan mulai tahun 2021 selama 20 tahun ke depan akan diberikan kepada Pertamina.

"Signature bonus 784 juta dollar AS dan komitmen kerja pasti sebesar 500 juta dollar AS," ungkap dia.

Dia mengatakan, potensi pendapatan negara selama 20 tahun ke depan sebesar 57 miliar dolar AS atau atau sekitar Rp 825 triliun.

"Sekali lagi selamat Pertamina yang diberi amanat pemerintah untuk kelola Blok Rokan 2021 sampai 2041, 100 persen ke Pertamina. lalu sesuai Permen ESDM 10 persen jadi PI BUMD yang akan ditunjuk nantinya" ungkap dia.

Wamen mengatakan bahwa penawaran Chevron jauh dibawah penawaran yang diajukan oleh pertamina.

Sementara Amine Sunaryadi Kepala SKK Migas menjelaskan, pemerintah memutuskan setelah PSC dengan Pertamina ditandatatangani maka fokus berikutnya Chevron dan Pertamina akan melakukan kegiatan transkasi sampai dengan masa kontrak habis guna menjaga produksi yang tidak turun. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Serahkan Blok Rokan Ke Pertamina"

Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help