Teripang Emas, Hasil Produk Anak Bintan yang Mendunia

"Satu produk kami pernah diluncurkan di Kanada. Produk itu terbuat dari bahan teripang emas ini," ungkap Ricky Rionaldi

Teripang Emas, Hasil Produk Anak Bintan yang Mendunia
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Ketua Koperasi AIMK Ricky Rionaldi sedang menjelaskan hasil produk laut teripang emas kepada Wakil Gubernur Kepri Isdianto dan pejabat dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di Desa Teluk Bakau Bintan. 

TRIBUNBATAM.com, BINTAN - Lokasi budidaya teripang emas di desa Teluk Bakau Bintan belum begitu terkenal.

Namun, hasil budidaya hewan laut itu sudah mendunia, bahkan, satu dari beberapa produknya sudah dikenalkan di Kanada.

"Satu produk kami pernah diluncurkan di Kanada. Produk itu terbuat dari bahan teripang emas ini," ungkap Ricky Rionaldi, Ketua Koperasi Asosiasi Industri Makanan dan Kerajinan (AIMK) kepada TRIBUNBATAM.id, Sabtu (4/8/2018) siang.

Baca: Hasil ICC 2018. AC Milan vs Barcelona - Gol Andre Silva di Ujung Laga, Menangkan AC Milan

Baca: Tasya Kamila Resmi Menikah. Air Matanya Berderai Saat Minta Restu Orangtua

Baca: Polres Anambas Pasang Ratusan Bendera Merah Putih di Sepanjang 1,6 KM Jalan Siantan

AIMK merupakan koperasi yang merangkul para nelayan untuk membudidayakan teripang emas dan ikan gabus.

Bekerja sama dengan PT Aruna Industri, Pemkab Bintan dan akademisi dari Umrah Tanjungpinang, koperasi ini terus mengolah hasil laut menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi.

"Pokoknya semua hewan laut itu, baik teripang dan ikan diolah sampai habis menjadi produk tertentu. Tidak ada yang terbuang," kata Ricky.

Desa Teluk Bakau kini sudah dijadikan lokasi wisata bahari.

Ia dinobatkan sebagai Kampong Teripang Emas. Sebab, di sinilah satu-satunya lokasi pengolahan teripang emas di Kepri.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman akan menjadi proses pengolahannya menjadi contoh untuk daerah lain.

Di sekitar gedung pengolahan teripang, terdapat tempat pemajangan hasil produk. Ada beberapa produk yang dipajang dengan kemasan yang elegan dan bisa bersaing di pasaran internasional.

Ada Forraya High Protein Brownie Bar, Coffee Collagen, Sea Cume yang diluncurkan di Kanada, Extract Teripang, Extract Gabus, Sargassum Rumput Laut, Tepung Tulang Ikan dan Minyak Ikan. Semuanya produk tersebut siap dijual ke mana-mana.

"Kami hanya menghasilkan bahan setengah jadi. Kemasannya masih dibuat di Jakarta. Semoga ada dukungan pemerintah untuk hal-hal yang masih kurang," ungkap Ricky.

Wakil Gubernur Kepri Isdianto sendiri kagum akan daya kreasi anak-anak daerah yang bisa menghasilkan produk dari hasil laut sendiri.

Dia memastikan akan mendukung usaha tersebut dengan cara yang bisa ditempuh oleh pemerintah.

"Kami akan mengawasi agar produk ini tidak dikuasai para tengkulak. Kami akan memberikan dukungan berupa fasilitas dan dana untuk membangkitkan usaha kecil menengah masyarakat," ungkap Isdianto. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved