Perang Tak Kunjung Henti, 1.000 Ekor Buaya Jadi 'Tunawisma' di Negara Ini

Perang memang secara tidak langsung mengakibatkan banyak kerugian.Tak hanya bagi manusia, tapi juga untuk flora dan fauna

Perang Tak Kunjung Henti, 1.000 Ekor Buaya Jadi 'Tunawisma' di Negara Ini
1.000 buaya jadi tunawisma karena gagalnya pembangunan tempat wisata 

TRIBUNBATAM.id - Perang memang secara tidak langsung mengakibatkan banyak kerugian.

Tak hanya bagi manusia, tapi juga untuk flora dan fauna yang ada di sekitar lokasi perang itu.

Sebanyak 1.000 ekor buaya tak menjadi "tunawisma" di Tepi Barat setelah upaya seorang pria untuk membuka sebuah tempat wisata gagal dan ini merupakan efek domino dari perang.

Gagalnya pembangunan tempat wisata ini memusingkan pemerintah, sebab buaya-buaya itu telantar dan tak ada tempat untuk menampung mereka.

Baca: MotoGP Austria - Valentino Rossi Menyerah? Sebut Lintasan Sirkuit GP Austria Bikin Yamaha Menderita

Baca: Final Piala AFF U16 2018 Indonesia vs Thailand - Jam 09.00 Pagi Tiket Sudah Habis! Lihat Ramenya

Baca: Rayakan Ulang Tahun, Kylie Jenner Sebut Stormi adalah Hadiah Paling Istimewa yang Diterimanya

Bahkan, Kementerian Pertahanan Israel terpaksa mengakui tidak memiliki cara untuk mengatasi telantarnya para reptil buas itu.

Peternakan Petza'el awalnya dibangun untuk tujuan wisata di kawasan tersebut sejak 20 tahun lalu. Sayangnya, upaya tersebut gagal.

Perang yang terus terjadi antara Israel dan Palestina membuat turis enggan datang dan pemerintah harus berpikir ulang ketika 70 ekor buaya kabur pada 2012.

Dan kini, menurut harian The Times of Israel, pemerintah tidak memiliki solusi bagi masalah buaya ini.

Pemilik peternakan, Hadi Bitan awalnya berusaha membawa buaya-buaya itu ke penampungan baru di Siprus.

Namun, warga kota Achna, tempat peternakan buaya itu akan dibangun, menolak rencana tersebut.

"Pemerintah masih berupaya untuk mencari penyelesaian masalah buaya ini. Namun, setelah mencoba banyak cara kami belum menemukan rumah baru bagi buaya-buaya ini," kata Departemen Administrasi Sipil Israel.

Sementara itu, David Elhayani, kepala dewan regional Lembah Jordan tempat buaya-buaya itu sementara ini berada, berharap hewan-hewan itu tidak kabur dan masuk ke Sungai Jordan.

"Saya tak ingin seekor buaya kabur dan masuk ke sungai Jordan dan akan menimbulkan insiden internasional," kata David. (Ervan Handoko/Kompas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tempat Wisata Gagal Dibangun, 1.000 Buaya Jadi "Tunawisma"

Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved