Penjelasan Polisi Terkait Seorang Bapak Tewas Setelah Berkelahi Dengan Anaknya

Ia anak korban ini sudah sering cekcok. Karena memang agak sakit orangnya. Sudah bertahun-tahun juga setelah ditinggal istri,

Penjelasan Polisi Terkait Seorang Bapak Tewas Setelah Berkelahi Dengan Anaknya
TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA
Sejumlah anggota polisi dari Polres Tanjungpinang di rumah korban melakukan olah TKP, Selasa (14/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- Bapak dan anak ini kerap berkelahi tanpa alasan yang sebab yang jelas. Usut punya usut ternyata pelaku Apra diketahui megalami gangguan jiwa.

Warga sekitar juga mengaku tidak kaget kerap terjadi cekcok di keluarga tersebut.

"Ia anak korban ini sudah sering cekcok. Karena memang agak sakit orangnya. Sudah bertahun-tahun juga setelah ditinggal istri," kata tetangga korban yang ikut berkerumun dilokasi kejadian.

Baca: BREAKINGNEWS. Berkelahi dengan Anaknya, Seorang Bapak di Tanjungpinang Dikabarkan Tewas

Baca: Timnas U23 Indonesia vs Palestina - Postur Lawan Tinggi, Ini Permintaan Bima Sakti ke Evan Dimas Dkk

Baca: Pelni Belum Tahu Wacana Pelabuhan Pindah ke Sekupang. Sugiyanto Akui Nyaman di Batuampar

Salah seorang saksi mata kejadian tersebut Yasmin mengaku sempat melihat korban di tendang dan saling pukul memukul. Karena korban berusia lebih tua kalah duel dengan Apra.

"Tadi di sana pukul-pukul. Pindah lagi ke pokok kayu itu di sana sudah gak gerak. Warga sudah lerai dan langsung bawa ke rumah sakit," kata Yasmin.

Korban sempat mengeluarkan darah akibat benturan di dinding pagar rumah tak jauh dari parit. Korban sempat menghindar namun pelaku terus mengejar dan melayangkan pukulan. Jarak antara rumah korban dan TKP pemukulan hanya kurang dari 50 meter.

"Sempat dipukul atau di tendang. Jatuh dan gak gerak. Karena sudah tua. Kejadian cepat juga," ungkapnya.

 Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno membenarkan bahwa adanya kejadian diduga pembunuhan.

"Iya tadi sedang kita Lidik. Pelaku yang merupakan anaknya sudah kita tahan di Polsek Tanjungpinang Timur," ungkap Moko.

Untuk selanjutnya pihak akan melakukan visum terhadap korban. Informasi yang polisi dapatkan memang pelaku memiliki riwayat penyakit jiwa. Namun untuk mengetahui itu Polisi perlu melakukan pemeriksaan kejiwaan.

"Informasinya seperti itu. Tapi kita perlu cek ke psikiater," katanya lagi. (wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved