KESEHATAN BATAM

WAJIB TAHU! Begini Cara Mudah Deteksi Dini Gejala Kanker pada Anak

Kanker pada anak hingga kini belum diketahui apa sebabnya. Deteksi dini kanker sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

WAJIB TAHU! Begini Cara Mudah Deteksi Dini Gejala Kanker pada Anak
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
Peserta dan pembicara acara edukasi dan sosialisasi kanker pada anak berfoto bersama di kantor Wali Kota Batam lantai 4, Kamis (16/8). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kanker pada anak hingga kini belum diketahui apa sebabnya. Deteksi dini kanker sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

Namun, saat ini baru satu jenis kanker anak yang bisa dilakukan deteksi dini, yaitu retinoblastoma atau kanker bola mata yakni dengan alat kesehatan yang disebut oftalmoskop.

Menyadari hal ini Yayasan Anyo Indonesia (YAI) sejak 2105 yang lalu meluncurkan gerakan 1000 oftalmoskop yang bertujuan untuk dapat menyelamatkan bukan saja nyawa, tetapi juga mata dan pengelihatan pada anak yang mengidap retinoblastama.

Adapun oftalmoskop yang disebut juga see red atau lihat merah merupakan alat untuk melihat bagian dalam mata anak usia balita. Jika mata anak sehat pada oftalmoskop akan terlihat warna merah yang terpantul di mata anak.

Jika tidak ada pantulan warna merah, diharapkan anak dapat dirujuk ke ahlinya untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca: Sambut HUT ke-73 RI, Bukan Ingin Gedung Tinggi, Ini Mimpi Sederhana Warga Pulau Abang

Baca: Ahok Dikabarkan Bakal Blak-blakan Hari Ini dan Janjikan Akan Ada Kejutan, Soal Apa?

Baca: Makin Tokcer, Egy Maulana Vikri Cetak Dua Gol Saat Lechia Gdansk U23 Menang 5-0 atas Pogorz Lebork

"Deteksi dini retinoblastoma bisa menggunakan oftalmoskop. Jika dapat ditemukan sejak awal mata anak dapat diselamatkan dan tidak perlu dikemoterapi," ujar Pembicara pada acara edukasi dan sosialisasi kanker pada anak, dr. Edi Setiawan Tehuteru, Kamis (16/8/2018) di kantor Wali Kota Batam lantai 4.

Dalam penjelasannya dr Edi mengatakan harus mewaspadai anak doyan makan namun semakin kurus, gusi berdarah, dan demam.

Tak lupa juga memperhatikan trombosit pada anak. Apabila terjadi penurunan, namun tidak naik-naik, bisa langsung melakukan pengecekan lebih lanjut.

"Hari ini kita juga belajar hasil mengintepretasi laboratorium," ujar dr Edi kepada peserta.

Berdasarkan hasil pantuan Tribun, seorang wanita yang bernama Mona, telah sembuh dari pengidap kanker turut hadir dalam kegiatan ini.

Sewaktu dirinya kecil, Mona mengidap kanker, namun sudah sembuh, sekarang dirinya sudah bekerja di kota Batam. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam edisi Jumat 17 Agustus 2018

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help