Sidang Perdana Kasus Kontainer Ilegal di Bintan, Jaksa Ungkap Adanya Pelaku Lainnya

Selain terdakwa Siswanto dan Dede, jaksa ungkap adanya pelaku lainnya dalam kasus kontainer ilegal yang diamankan Polsek Bintim. Terungkap di sidang

Sidang Perdana Kasus Kontainer Ilegal di Bintan, Jaksa Ungkap Adanya Pelaku Lainnya
tribunbatam/wahib waffa
Kedua terdakwa Siswanto (kiri) dan Dede (kanan) usai menjalani persidangan di PN Tanjungpinang, Senin (20/8/2018) 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Terungkap dalam dakwaan persidangan kasus dua kontainer illegal yang diamankan Polsek Bintan Timur ternyata terdapat pelaku lainnya.

Dia adalah Nuriono yang merupakan rekan Siswanto. Peran Nuriono dalam isi dakwaan belum jelas. Namun ia diketahui sebagai DPO (daftar pencarian orang) oleh penyidik kepolisian.

"Berawal pada hari Kamis Tanggal 01 Maret 2018 sekira pukul 17.00 wib Terdakwa Siswanto berkomunikasi dengan saudara Nuriono (DPO) melalui telepon untuk datang ke gudang penyimpanan barang di Km. 16 Toapaya, Kab. Bintan.

Baca: BP Batam Bakal Bentuk Unit Khusus Pariwisata, Ini Bocorannya!

Baca: Rudi Janjikan Perombakan Besar-besaran OPD di Pemko Batam, Bakal Lantik 500 Pejabat

Baca: Dinas Pertanian Tanjungpinang Pantau Kurban, 151 Sapi Kurban Tak Layak. Begini Penjelasannya

Baca: Jadwal Kapal dan Pesawat Tidak Sesuai, Penumpang Anambas Terpaksa Menginap

Dengan maksud untuk melihat barang-barang yang akan di kirim terdakwa ke Jakarta," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjungpinang, Ramdani saat membacakan dakwaan di PN Tanjungpinang, Senin (20/8/2018).

Selanjutnya sekira pukul 19.00 Wib terdakwa pun mendatangi gudang tersebut dan bertemu dengan Nuriono. Kemudian terdakwa bersama Nuriono memeriksa jenis barang yang akan terdakwa kirim.

Pada hari jumat tanggal 02 Maret 2018 sekira pukul 09.00 wib saudara Eri Susanto menghubungi terdakwa, dalam komunikasi tersebut terdakwa menyuruh Eri Susanto untuk meletakkan konteiner di Km 8 atas tepatnya disebuah tanah lapang di belakang dealer Kawasaki Tanjungpinang.

"Setelah itu selanjutnya terdakwa pun menghubungi saudara Gafur Susilo dan menyuruhnya untuk mengangkat barang-barang ke dalam kontainer. Sekira pukul 16.30 Wib saudara Gafur memberitahukan terdakwa bahwa 2 unit konteiner yang akan dikirim ke Jakarta tersebut telah hampir selesai di muat barang-barangnya.

Kemudian pada tanggal 03 Maret 2018 sekira pukul 10.00 Wib konteiner berisi barang yang akan terdakwa kirim tersebut pun telah tiba di pelabuhan Sribayintan Kijang kabupaten Bintan dan siap untuk," ungkapnya.

Barang tersebut siap dibawa dengan Kapal KM. Doro Ronda tujuan Pelabuhan Tanjung Periok Jakarta. Namun sebelum konteiner berisi barang yang akan terdakwa kirim tersebut di muat ke atas kapal

tiba-tiba ada pengecekan atau pemeriksaan isi kontainer oleh anggota Polsek Bintan Timur di Lokasi penumpukan Container Pelabuhan Sri Bayintan Kijang. Termasuk dilakukan pemeriksaan terhadap 2 unit container yang akan dikirim oleh terdakwa.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help