Ditangkap KPK, Beginilah Kesaksian Sejawat Hakim Wahyu saat Bertugas di PN Tanjungpinang

Ditangkap KPK, Beginilah Kesaksian Sejawat Hakim Wahyu saat Bertugas di PN Tanjungpinang

Ditangkap KPK, Beginilah Kesaksian Sejawat Hakim Wahyu saat Bertugas di PN Tanjungpinang
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Penangkapan KPK terhadap sejumlah hakim di PN Medan, termasuk Wahyu Prasetyo Wibowo yang pernah menjabat Ketua PN Tanjungpinang,

terkait dugaan suap masih menjadi perbincangan sebagian pegawai di PN Tanjungpinang.

Sebelum menjabat Wakil Ketua PN Medan, menurut Santonius Tambunan Humas PN Tanjungpinang, Wahyu pernah berkarir di PN Tanjungpinang selama 10 bulan sebelum diganti Dr Joni SH MH.

Sebelumnya Wahyu menjabat Wakil Ketua PN Batam. Sejawatnya di PN Tanjungpinang mengatakan, karir Wahyu sebenarnya terbilang masih panjang.

Baca: Ingin Mantan Pacar Cemburu dan CLBK, Pernikahan Cucu Konglomerat Rusia Habiskan Rp 40 Triliun

Baca: Bahan Mudah Dicari, Beginilah Cara Bikin 3 Ramuan Alami Penghilang Sakit Asam Urat

Baca: Makan 3 Batang Cokelat Setiap Bulan Turunkan Risiko Gagal Jantung, Begini Syaratnya

Baca: Perahu Hampir Karam, Beginilah Kesaksian Pria Selama 76 Hari Terkatung-katung di Lautan Sendirian

Santonius Tambunan mengungkapkan, Wahyu yang lahir di Purwokerto, Jawa Tengah pada 1964 terbilang masih mudah dan berkesempatan meraih karir terbaik.

"Usianya saat ini menginjak 54 tahun. Beliau masih lama masa baktinya," kata Santonius, Rabu (29/8/2018).

HEADLINE TRIBUNBATAM, Rabu, 29 Agustus 2018
HEADLINE TRIBUNBATAM, Rabu, 29 Agustus 2018 

Berbeda dengan pegawai lainnya, menurut Santonius, masa jabatan hakim hingga usia 70 tahun.

Wahyu sendiri lanjutnya, saat mengetuai PN Tanjungpinang dikenal tegas, termasuk saat memimpin persidangan.

Tertangkapnya Wahyu menurutnya, merupakan perbuatan personal tidak ada kaitannya dengan lembaga.

"Sangat prihatin sekali. Di saat lembaga secara organisasi tengah pembenahan dan sosialisasi," kata seorang sejawat lainnya di PN Tanjungpinang.

KPK menangkap Wahyu bersama sejumlah hakim lainnya dugaan kasus supa di PN Medan. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved