Jarak Tempuh 8 Jam, Begini Kondisi Pendidikan di Pulau Pejantan

Kepala Dinas Pendidikan, Bintan Tamsir, mengatakan, keberadaan sekolah untuk daerah pelosok dan terisolir sangat penting seperti Pulau Pejantan.

Jarak Tempuh 8 Jam, Begini Kondisi Pendidikan di Pulau Pejantan
tribunbatam/aminnudin
Kondisi Pulau Pejantan di Kecamatan Tambelan yang sempat viral 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan Tamsir, mengatakan, keberadaan sekolah untuk daerah pelosok dan terisolir sangat penting seperti Pulau Pejantan.

Pulau Pejantan belakangan ini mendadak ramai dibicarakan setelah terkuak bahwa pulau terjauh dari pusat pemerintahan itu tersebut minim fasilitas umum.

"Seyogyanya kita harus mulai membuka akses untuk daerah-daerah yang selama ini terisolir,"kata Tamsir.

Sebetulnya kata Tamsir, di pulau Pejantan ada SD Pejantan kelas jauh.

Pada 2017 lalu, melalui anggaran APBD sebesar Rp 516 juta dibangun SD Pejantan kelas jauh dari SD Negeri 006 Tambelan dengan 2 ruang kelas baru.

"Pada 2017, kita sudah bangun ruang kelas belajar sekolah yang selama ini daerah tersebut belum ada akses pendidikan sama sekali,"kata Tamsir.

Namun Tamsir maklum bila akses tenaga pengajar dari pulau Tambelan  ke pulau tersebut sangat sulit.

Bayangkan saja, diperlukan waktu sekitar 8 jam perjalanan transportasi kapal laut rakyat dari Pulau Tambelan untuk sampai menuju ke pulau tersebut. 

"Kemarin sudah kita peringatkan agar guru yang mengajar di sana, jangan sampai meninggalkan lokasi pembelajaran untuk jangka waktu yang lama, nantinya akan ada sanksi,"kata Tamsir. (Min).

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help