BATAM TERKINI

Dipatok Setahun Hasilkan Rp 1 Miliar, Anggota DPRD Batam Soroti Hasil Kinerja BUMD

Anggota Komisi II DPRD kota Batam, Uba Ingan Sigalingging menyesalkan belum maksimalnya kinerja BUMD Kota Batam

Dipatok Setahun Hasilkan Rp 1 Miliar, Anggota DPRD Batam Soroti Hasil Kinerja BUMD
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Anggota Komisi II DPRD kota Batam, Uba Ingan Sigalingging menyesalkan belum maksimalnya kinerja BUMD Kota Batam yang selama ini digadang-gadang untuk meningkatkan sumber pendapatan daerah.

Ia menilai, dibanding sektor lain, kontribusi dan sumbangsih dari BUMD dinilai masih sangat minim.

"Pendapatan BUMD dipatok Rp 1 miliar per tahun. Pertanyaan apa yang mereka kerjakan tidak pernah diketahui. Saya berharap semoga segera ada yang melakukan investigasi terkait usaha mereka," ujar Uba, Rabu (19/9/2018) siang.

Uba melanjutkan ada perbedaan persepsi di dalam memaksimalkan sumber pendapatan daerah di Kota Batam.

Ironisnya lagi malah pendapatan dari RSUD, BPJS dan rusun yang sifatnya pelayanan dipaksa untuk ditingkatkan.

Sementara BUMD yang seharusnya benar-benar mencari keuntungan sebesar-besarnya, malah dibiarkan dan tidak pernah didorong atau dimaksimalkan.

Baca: Bidik Pendapatan Pajak Rp 970,9 Miliar, Pemko Siap Pasang 150 Unit Tapping Box

Baca: Sering Belanja Online? Waspadalah! Kenali 4 Ciri Toko Online Abal-abal Berikut Ini

Baca: Yuk, Isi Skrining Kesehatan di Mobile JKN

Uba mengatakan, Pemerintah Kota Batam harus tegas dalam hal ini.

"Memang fungsi pemerintah memberikan pelayanan. Kalaupun ada pendapatan, itu benefit yang didapat dari selisih jasa-jasa tersebut. Berbeda dengan BUMD, yang tugasnya benar-benar mencari keuntungan," sebut Uba.

Diakuinya pencapaian pendapatan dari BUMD sama sekali tidak pernah berubah.

Justru di sektor sosial yang terus dipaksa untuk dimaksimalkan.

Bahkan saat RDP beberapa waktu lalu, kata Uba, dirinya pernah menyampaikan, sektor sosial itu sifatnya pelayanan. Jika ada keuntungan itu bukan tujuan utamanya.

"Malah BUMD yang kita lihat ongkang-ongkang kaki, tak tahu kerja apa dibiarkan terus begitu. Jadi kami bertanya apa kepentingan Wali kota, Wakil Walikota dan Sekda disini," katanya.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebutkan, berkenaan dengan BUMD Batam, saat ini Pemko Batam sedang berupaya melakukan pembenahan tata kelola.

Baik dari sisi struktur organisasi maupun sisi pengembangan.

"Pemerintah akan terus melakukan pembenahan usaha, agar kedepan lebih efektif dan efisien," ujar Amsakar. (*)

Tags
BUMD
PAD
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help