BATAM TERKINI
Penyebar Kabar Hoaks Ditangkap, Tim Cyber Polda Kepri Akan Terus Intai Akun Medsos di Kepri
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga mengatakan, jangan ada lagi tersangka-tersangka baru yang dengan sengaja membuat postingan hoax.
Penulis: Endra Kaputra |
TRIBUNBATAM.id BATAM - Polisi Daerah (Polda ) Kepri menghimbau agar masyarakat bijak dalam bermedia sosial.
Atas penangkapan Joni Afriadi terkait positangan di akun FB miliknya yang menyebarkan berita bohong menjadi suatu pelajaran.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga mengatakan, jangan ada lagi tersangka-tersangka baru yang dengan sengaja membuat postingan hoax.
Baca: PKL Pasar Induk Ngotot Tak Mau Pindah, Pemko Batam Tegaskan Hal Ini
Baca: Diciduk Karena Berita Hoaks Terkait Gempa, Warga Sekupang Batam Ini Minta Maaf di Polda Kepri
Baca: Terima 4 Laporan Sebut Kasus Penganiayaan Ratna Sarumpaet Hoax, Polri Diminta Tangkap Penyebarnya
"Bijaklah mengunakan Medsos, berikan informasi yang bermanfaat, bukan malah membuat masyarakat atau netizen menjadi resah," katanya, Rabu (03/10/2018) usai menggelar Ekspos.
Erlangga juga menyampaikan, tim cyber Polda Kepri selalu memantau perkembangan di media sosial, untuk mencari siapa yang menebar kebohongan
"Tim Cyber Polda terus mengawasi perkembangan di media sosial. Contohnya kasus yang baru kita gelar. Tim Cyber lah yang meringkus," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Joni Afriadi ditangkap atas postingan dengan memasang foto mayat perempuan dengan caption "Mayat (Lili Ali) Yang Minta Gempa Kemarin". Atas positingan tersebut, membuat keresahan masyarakat.
"Seharunya kita memberikan doa dan dukungan kepada saudara kita yang terkena musibah di Palu, dan Donggala. Bukan malam memperkeruh suasana," himbaunnya. (*)