Setiap Kali Hujan Turun Deras, Perumahan di Batuaji Ini Banjir. Ini Penampakannya

Meski hujan turun tidak lebih dari satu jam, namun kondisi sejumlah gang di perumahan ini sudah digenangi banjir

Setiap Kali Hujan Turun Deras, Perumahan di Batuaji Ini Banjir. Ini Penampakannya
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Banjir yang terjadi di perumahan Marina Grarden, setiap kali hujan turun deras meski tidak lama, seperti terlihat Senin (8/10/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga perumahan Marina Garden Tanjunguncang, Batuaji, Batam kembali mengeluhkan kondisi rumah perumahan mereka yang tergenang setiap kali hujan turun, seperti yang kembali terjadi, Senin (8/10/2018).

Meski hujan turun tidak lebih dari satu jam, namun kondisi sejumlah gang di perumahan ini sudah digenangi banjir.

Kondisi ini memaksa warga harus menguras air yang masuk ke dalam rumah.

Baca: Destinasi Non-Mainstream di Bintan, Danau Cinta (Love Lake) Bikin Liburanmu Seperti di Belanda

Baca: Bupati Bintan: Penggunaan Dana Desa Harus Memberikan Manfaat Bagi Warga

Baca: Persib vs Madura United - Hujan Deras di Balikpapan, Persib Bandung Latihan di Lapangan Futsal

Baca: Link Live Streaming Indosiar Persija vs Perseru Senin Sore Ini Jam 16.00 WIB. Pantang Anggap Remeh

"Kami sudah capek, kami sudah lelah, setiap kali hujan turun komplek kami selalu kebanjiran, tidak tahu lagi harus mengadu kepada siapa devloper perumahan ini sudah tidak tahu dimana," keluh kesah warga Marina Garden, Tanjunguncang Batuaji Batam, Senin (7/10/2018).

Seprita, warga Marina Garden yang rumahnya tergenang akibat hujan itu mengatakan perumahan mereka sering kebanjiran sejak adanya aktifitas penimbunan lahan resapan air di dekat perumahan mereka.

"Dulu, sebelum adanya penimbunan lahan di belakang perumahan yang langsung berbatasan dengan hutan bakau, tidak pernah terjadi Banjir, namun setelah dilakukan penimbunan lahan bakau itu, perumahan kami banjir terus,"kata Seprita.

Di tempat terpisah Leo, ketau RW Marina Garden, mengatakan banjir yang terjadi di perumahan Marina Garden setelah beberapa perumahan di belakang rumah meraka yang dulunya hutan bakau dan resapan air ditimbun.

"Banjir ini sudah terjadi sejak tiga tahun belakangan,"kata Leo.

Dia mengatakan dua perumahan terdekat, lahannya lebih tinggi dibanding perumahan mereka.

"Kita inikan perumahan lama, sementara dua perumahan lainnya masih baru, bahkan belum banyak yang laku, lahan mereka lebih tinggi, padahal dulunya lahan perumahan itu dulunya resapan air, makanya lokasi perumahan kita selalu banjir,"kata Leo.

Dia juga mengatakan pihaknya bersama perangkat Rt/Rw sudah berusaha mengajukan normalisasi saluran drainase dan hal itu sudah dilakukan, namun karena lahan perumahan mereka lebih rendah membuat air hujan susah turun.

"Setiap kali hujan pasti banjir, selesai hujan paling 20 menit kemudian air baru surut,"kata Leo.

Sebelumnya camat Batuaji, Ridwan mengatakan pihaknya sudah melakukan normalisasi saluran drainase di perumahan Marina Garden dan Marina Green namun karena lokasi lahannya lebih rendah membuat air hujan tidak bisa langsung mengalir.

"Sulit juga, jalan satu satunya rumah warga harus ditinggikan, agar bisa mengimbangi perumahan di belakangnya,"kata Ridwan.(ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved