BATAM TERKINI

Lima Tersangka Kasus Pungli Diserahkan ke Kejaksaan, Ini Pesan yang Disampaikan Penyidik

Hari ini lima tersangka kasus Pungutan Liar (Pungli) SMPN 10 Batam di Sei Panas Batam, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

Lima Tersangka Kasus Pungli Diserahkan ke Kejaksaan, Ini Pesan yang Disampaikan Penyidik
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Lima tersangka kasus Pungli SMP 10 Sei Panas Batam, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Selasa (9/10/2018) 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Hari ini lima tersangka kasus Pungutan Liar (Pungli) SMPN 10 Batam  di Sei Panas Batam, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

Pantauan Tribunbatam.id dilapangan, kelima tersangka diantar dengan dua mobil terpisah. Dua tersangka Perempuan Staf Admin Ratu Rora dan guru Honorer Mismarita dibawa dengan menggunakan mobil Avanza hitam.

Sementara tiga tersangka laki-laki yakni Kepala Sekolah Rahip, Wakil Kepala Sekolah Antonius Yudi Novianto dan Ketua Komite Burhanudin menggunakan mobil berwarna putih.

Ketika berada di Polresta Barelang, para tersangka ini terlihat menghindari sorotan kamera awak media. Begitu juga dengan kepala sekolah. Ia terlihat menutup muka dengan menggunakan tas.

Baca: Berkas Pungli SMPN 10 Batam Dinyatakan Lengkap, Polisi Segera Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti

Baca: Lima Tersangka Kasus Pungli Penerimaan Siswa Baru SMP 10 Batam Diserahkan ke Kejari

Baca: Tim Saber Pantau Penerimaan CPNS, Lakukan Pungli Berurusan Dengan Hukum

Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut juga didampingi oleh pihak keluarga tersangka. Dengan adanya tahap dua ini, kasua tersebut nantinya akan di sidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan SIK saat dikonfirmasi, Selasa (9/10/2018) mengatakan, setelah dilimpahkan kasus ini kepada jaksa, kasus tersebut sudah menjadi tanggung jawab kejaksaan.

"Hari ini kita sudah lakukan pelimpahan. Dan setelah ini kasus tersebut sudah menjadi tanggung jawab pihak kejaksaan," sebutnya.

Kemudian Andri berharap, adanya kasus pungli penerimaan siswa baru ini, di tahun ajaran berikutnya diharapkan tidak akan ada lagi kasus yang sama.

"Karena kita akan selalu memantau setiap kegiatan yang mencurigakan. Cukup jangan sampai terjadi lagi," tegas Andri.(*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help