Laporkan Kasus Korupsi, Dua Orang Terima Hadiah Puluhan Juta dari KPK

Ketua KPK, Agus Rahardjo mengaku lembaga ini sudah memberikan hadiah pada dua orang yang melaporkan kasus tindak pidana korupsi.

Laporkan Kasus Korupsi, Dua Orang Terima Hadiah Puluhan Juta dari KPK
KOMPAS.com/GARRY ANDREW
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017). 

TRIBUNBATAM.id, MAGETAN - Menyusul kebijakan pemerintah yang menjanjikan hadiah bagi orang yang melaporkan kasus korupsi, Ketua KPK, Agus Rahardjo mengaku lembaga ini sudah memberikan hadiah pada dua orang yang melaporkan kasus tindak pidana korupsi.

Hal itu dikatakannya saat memberikan wejangan kepada 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Magetan dalam kegiatan sosialisasi pengendalian gratifikasi yang diselenggarakan di Pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan, Jawa Tmur, Senin (15/10/2018).

“Tidak perlu saya informasikan siapa karena kami lindungi. Satu menerima Rp 75 juta yang satu lebih sedikit,” ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS - Gempa 5,4 SR di Aceh Barat Terasa di Banda Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

Baca: Manajer Cantik Villa dan Hotel Milik Hotman Paris Hutapea, 5 Fakta Kehidupan Pribadinya

Baca: Suap Meikarta, KPK Tangkap Petinggi Lippo Group Billy Sindoro di Rumahnya

Baca: Suap Meikarta, KPK Tangkap Bupati Bekasi. Fee Rp 13 Miliar Baru Dikasih Rp 7 Miliar

Menurut Agus Rahardjo, aturan tersebut sebenarnya sudah lama diberlakukan namun baru ramai sekarang.

Pria kelahiran Magetan tersebut mengatakan, dahulu pelapor bisa mendapatkan hadiah lebih besar dari Rp 200 juta.

“Aturan yang dulu dua setengah permil tidak ada batasnya sebetulnya bisa banyak sekali. Kalau korupsinya triliunan (pelapor) bisa menerima miliaran,” imbuhnya.

Agus pun mengatakan bahwa kalangan ASN di Kabupaten Magetan juga bisa melaporkan kasus korupsi ke KPK dengan menyembunyikan identitas.

Menurut dia, salah satu kasus korupsi di Jawa Timur terbongkar karena istri melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga ke KPK.

Selama memimpin KPK, Agus Rahardjo mengatakan jika sudah ada 12 Bupati di Jawa Timur yang menjadi pesakitan KPK karena melakukan korupsi. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved