KEBAKARAN DI BENGKONG ALJABAR

Pemerintah Akan Gunakan Dana Darurat Bantu Korban Kebakaran Bengkong Aljabar

"Besok kita akan membantu berdasarkan nilai. Besok ada tim penilai dari camat, dinsos dan tim independen. Kita akan pakai uang bantuan

Pemerintah Akan Gunakan Dana Darurat Bantu Korban Kebakaran Bengkong Aljabar
TRIBUNBATAM/DEWANGGA RUDI SERPARA
Walikota Batam Muhammad Rudi menemui korban kebakaran di Bengkong Aljabar 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah akan membantu korban kebakaran pesantren Aljabar Bengkong dengan dana darurat Pemko.

Hal ini di sampaikan Walikota Batam saat mendatangi lokasi kebakaran pukul 19.30 WIB.

"Besok kita akan membantu berdasarkan nilai. Besok ada tim penilai dari camat, dinsos dan tim independen. Kita akan pakai uang bantuan dari dana darurat pemerintah," ujar Rudi.

Untuk penanganan sementara Rudi menjelaskan, sudah menyarankan tempat tinggal sementara untuk para korban kebaran, namun pengurus menyarankan untuk tinggal di gedung sekolah.

"Total anak santri 65 orang itu perempuan dan laki-laki. Tadi saya tawarin tempat ke Ketua PCNU Hj. Choirul, namun pak Deden selaku pengurus, menyarankan untuk tidur di gedung sekolah saja, maka pemerintah menyiapkan talbert yang kayak punya Satpol PP. Kita sudah kirim sekitar 20 an, sisanya pakai terpal. Besok baru kita dudukkan, nanti kita cari kasurlah. Karena ini sudah malam jadi pakai Satpol PP itu," katanya.

Baca: Kebakaran Bengkong Aljabar - Ventilasi Selamatkan Anak Panti dari Kebakaran

Baca: Bengkong Aljabar Kebakaran - Api Berhasil Dipadamkan, Enam Unit Mobil Pemadaman di Kerahkan

Baca: Kebakaran Bengkong Aljabar - Sebelum Dilalap Api, Malam Hari, Siangnya Juga Terjadi Kebakaran

Selain perlengkapan tidur, Rudi akan membantu pakaian serta kebutuhan makanan untuk korban kebakaran.

"Pakaian mereka kan ikut hangus terbakar, pakaian akan saya drop dan nantinya di jaga Satpoll PP. Makan korban selama 7 hari di tanggung pemerintah. Besok kita buka posko, jika ada masyarakat yang ingin membantu menyumbangkan bahan makanan. Karena makanan yang paling penting, karena gudang beras mereka juga terbakar," ujarnya.

Rudi mengaku mendapatkan informasi kebakaran melalui ketua Badan Musyawarah Guru kota Batam.

"kan ada yang namanya BMG (Ketua Badan Musyawarah Guru). Saya Ketua pembinanya. Jadi langsung dapat laporan ketika kejadian. Posisinya saya lagi sholat di masjid agung," katanya.(drs)

Penulis:
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved