Inilah Alasan Polisi Tetapkan Ahmad Dhani Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Polisi menetapkan Dhani sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

Inilah Alasan Polisi Tetapkan Ahmad Dhani Jadi Tersangka Ujaran Kebencian
(KOMPAS.com/Achmad Faizal)
Ahmad Dhani di Surabaya Sabtu (25/8/2018). 

TRIBUNBATAM.id - Pentolan Band Dewa19, Ahmad Dhani Prasetyo, menyebutkan, penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terkait cuitannya di media sosial sebagai hal yang keliru.

Dhani menyatakan, polisi tidak memahami bahwa ujaran kebencian sebenarnya.

"Polisi tidak paham bahwa ujaran kebencian itu adalah pernyataan kebencian kepada sesuatu yang baik. Pernyataan kebencian kepada sesuatu hal yang buruk itu bukan ujaran kebencian," kata Dhani saat dihubungi Kamis (18/10/2018) siang.

Menurut Dhani, penetapan status tersangka itu adalah bentuk kriminalisasi.

"Kok dilarang membenci sesuatu yang buruk?" lanjut suami penyanyi Mulan Jameela ini.

Polisi menetapkan Dhani sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

Ujaran Dhani yang berujung pelaporan pencemaran nama baik ini sempat dilontarkannya dalam video di akun media sosial Facebook.

Saat itu, Dhani yang hendak mengikuti Deklarasi #2019GantiPresiden diadang sejumlah massa Koalisi Bela NKRI.

Dalam videonya, Dhani menyebut orang-orang yang menghadangnya id*ot.

Dalam kasus yang berujung pada pelaporan itu, polisi sudah memeriksa beberapa ahli bahasa, ahli lain, saksi-saksi juga.

Baca: Timnas U19 Indonesia vs Taiwan, Dua Pilar Persib Siap Berjuang untuk Indonesia di AFC U19

Baca: Seorang Wanita Diperkosa Sopir Taksi Online Lalu Dipaksa Bayar Ongkos Rp 16 Juta

Baca: 4 Hobi Siva Aprilia, Gadis yang Kesentuh Bagian Sensitifnya di MMA. Bikin Gagal Fokus

Halaman
1234
Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved