Berbekal Sesajen, Dwi si Dukun Palsu Rela Tipu Mantan Gurunya. Korban Lain Bermunculan

Saat modusnya terkuak, kini banyak korbannya melapor. Mereka mengaku pernah ditipu oleh Dwi Riani dengan berpura-pura mengobati secara magis

Berbekal Sesajen, Dwi si Dukun Palsu Rela Tipu Mantan Gurunya. Korban Lain Bermunculan
Dwi Riani tersangka dukun palsu (tengah). 

TRIBUNBATAM.ID - Catur Dwi Riani (39), tersangka kasus dukun palsu di Batam, dan kekasihnya Arnold Sianses (43) masih mendekam di sel tahanan Polresta Barelang.

Namun selang 10 hari setelah ditangkap, seakan kasus penipuan dengan modus sebagai dukun yang bisa mengobati orang kesurupan itu, memasuki episode baru.

Saat modusnya terkuak, kini banyak korbannya melapor ke polisi. Mereka mengaku pernah ditipu oleh Dwi Riani dengan berpura-pura mengobati sakitnya.

Baca: Jadi Bayi Kembar 7 Pertama di Dunia, Saat Ini Begini Kehidupan dan Penampilan Mereka

Baca: Pejabat ASN Dipanggil Bawaslu Karena Hal Ini, Apri Sujadi : Saya Serahkan ke Bawaslu

Baca: Ahmad Dhani Datangi Rutan Sebelum Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim. Ini yang Dilakukan

Sebelumnya Dwi telah menipu mantan guru SMP-nya sendiri hingga sang guru menderita kerugian Rp 1 miliar. Polisi segera menangkapnya.

Korban penipuan Dwi dan Arnold kini bertambah. Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengungkapkan, para korbannya telah melapor telah ditipu dengan nilai jutaan hingga puluhan juta rupiah.

"Memang setelah kita menangkap pelaku ini, kemudian banyak orang yang membuat laporan ke Polisi. Ada yang di Polsek dan ada juga yang di Polresta langsung," sebut Andri, Rabu (24/10/2018) sore.

Laporan yang masuk rata-rata sama. Korban mengaku ditipu pelaku dengam modus pengobatan atau upaya penyembuhan kesurupan.

Biasanya Dwi memberikan minuman kepada pasiennya dengan menatakan untuk pengobatan. Minuman tersebut dipercayai sudah diberikan mantra agar jin yang menguasai tubuh pasien tidak bisa balik lagi.

Sebagai imbalan dukun palsu itu meminta bayaran yang nilainya fantastis. Bahkan salah satu korban mengaku memberikan sebuah mobil kepada di Dwi dan pacarnya.

Polisi mendalami modus tersbut. "Kita masih terus dalami kasua ini, setidaknya sudah banyak yang membuat laporan tentunya membantu kita untuk mengungkap kasus penipuan ini," tegas Andri.

Halaman
12
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Purwoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved