Apartemen Puri Khayangan Targetkan Topping Off Juni 2019. Inilah Progres Saat Ini

Pengerjaan fisik apartemen bersubsidi 18 lantai ini diproyeksikan selesai pada Juni 2019 mendatang

Apartemen Puri Khayangan Targetkan Topping Off Juni 2019. Inilah Progres Saat Ini
Apartemen Puri Khayangan 

TRIBUNBATAM.ID - Progres proyek Apartemen Puri Khayangan Residence (APKR) memasuki tahap baru.

Setelah dilakukan groundbreaking pada September 2017 lalu, pengerjaan terus digesa mulai pengeboran, pemasangan cor pondasi, dan seterusnya, kini mulai dilakukan set up tower crane.

Pengerjaan fisik apartemen bersubsidi 18 lantai ini diproyeksikan selesai pada Juni 2019 mendatang.

Baca: Sukses Puri Khayangan, Ini Dua Apartemen yang Akan Dibangun Selanjutnya

Baca: Dirut Bank BTN Jadikan Apartemen Puri Khayangan Jadi Pilot Project Hunian Bersubsidi

Baca: Baru Groundbreaking, Puri Khayangan Sudah Terjual 404 Unit

Direktur Utama PT Kinarya Rekayasa, Ir Sulistyana MT menerangkan, pengerjaan apartemen Puri Khayangan secara schedulle ditargetkan hingga Juni 2019. Ditargetkan topping off bisa dilakukan pada akhir Juni.

set up tower crane
set up tower crane ()

Untuk pengerjaan 18 lantai itu, direncanakan per bulan bisa menyelesaikan tiga lantai.

“Target tiga lantai per bulan. Insya Allah bisa,” kata Sulistyana kepada Tribun, Senin (29/10/2018).

Apartemen ini akan mengaplikasikan Fyslab, yakni plat beton lantai inovatif hasil ciptaannya yang telah dipatenkan di Dirjen HAKI Kemenkum HAM.

Selama ini Flyslab telah diaplikasikan untuk pembangunan sejumlah bangunan hotel, rumah bertingkat maupun gedung-gedung di sejumlah wilayah di Jawa maupun Sumatera.

Seperti diketahui apartemen bersubsidi pertama yang ada di Batam itu berdiri dengan 18 lantai. Apartemen yang berlokasi di Kelurahan Belian, Batam Kota ini menyediakan 498 unit, terdiri dari dua tipe, yakni tipe 28 dan tipe 36.

Nantinya di area apartemen juga dibangun sarana pendidikan dan kesehatan, area parkir, lift personal dan barang, sky garden, dan sky resto di roof top.

Sulistyana mengemukakan, pembangunan apartemen ini sebagai jawaban atas kebutuhan hunian yang terjangkau masyarakat, terutama kalangan menengah di Kota Batam. Puri Khayangan bisa sebagai pilihan hunian yang strategis dan terjangkau.

Gubernur Kepri dan para tokoh hadiri soft launcing
Gubernur Kepri dan para tokoh hadiri soft launcing ()

Dijelaskan, rumah vertikal menjadi tren saat ini karena keberadaan lahan untuk rumah tapak di Batam juga semakin habis.

“Pembangunan huniah vertikal juga membantu dalam hal penataan wajah kota yang lebih elegan," katanya.

Apalagi sesuai masyarakat Kota Batam sebagai kota industri tentu keberadaan apartemen yang terjangkau juga akan memiliki arti dalam hal efisiensi. Hal ini menyangkut masalah waktu dan tuntutan kebutuhan sosial kemasyarakatan lainnya. (pwk)

Penulis: Purwoko
Editor: Purwoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved