BATAM TERKINI

Sukhoi, Helikopter dan Hercules Bersiaga di Hang Nadim Batam Selama Seminggu. Ada Apa?

TNI Angkatan Udara bakal menggelar operasi pertahanan udara yang disebut sebagai operasi kilat petir di Batam, Kepulauan Riau.

Sukhoi, Helikopter dan Hercules Bersiaga di Hang Nadim Batam Selama Seminggu. Ada Apa?
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Letkol PNB Anton Pallaguna, Komandan Skadron Udara11 Pesawat Tempur Sukoi (kiri), Kolonel PNB M. Dadan Gunawan Komandan Lanud Raja Haji Fisabililah (tengah), dan Kolonel PNB Yosta Riza Asisten Operasi Kohanudnas (kanan) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - TNI Angkatan Udara (AU) bakal menggelar operasi pertahanan udara yang disebut sebagai operasi kilat petir di Batam, Kepulauan Riau.

Untuk mensukseskan operasi kilat petir tersebut sejumlah persiapan sudah dilakukan di Bandara Hang Nadim Batam yakni dengan menyiagakan 3 unit pesawat tempur Sukoi TS-2705 dan 2 TS-3010.

Tidak hanya itu, dalam operasi ini juga disiagakan helikopter 725 Caraca, dan satu pesawat Hercules.

Baca: Harga Tiket hingga Jadwal Pelayaran, Ini 6 Pesan Pelni Batam Bagi Calon Pemudik Natal & Tahun Baru

Baca: Dinding Setinggi 2 Meter Panjang 8 Meter Dirobohkan, 8 Wanita Ditetapkan Sebagai Tersangka

Baca: CATAT! Satlantas Gelar Operasi Zebra di Batam, Ini 12 Jenis Pelanggaran Bakal Kena Sanksi

Baca: Suara Ledakan Mirip Petir, Begini Kesaksian Nelayan saat Pesawat Lion Air JT610 Jatuh

Baca: AC Mati Hingga Batal TakeOff, Ini Cerita Presenter Conchita Caroline yang Pernah Naik Lion Air JT610

Kolonel PNB M Dadan Gunawan, Komandan Lanud Raja Haji Fisabililah Kepri yang mengecek kesiapan operasi di Bandara Hang Nadim Batam menyebutkan, operasi ini dilaksanakan oleh Komando Pertahanan Udara Nasional.

"Dan ini adalah operasi rutin dan akan dimulai 1 Januari sampai 31 Desember 2018. Namun saat ini kebetulan, kita kedatangan tamu pesawat tempur," katanya kepada sejumlah awak media, Selasa (30/10/2018).

Untuk operasi di wilayah Kepri ini akan berlangsung sampai Jumat (2/11/2018).

"Selama kurang lebih satu mingguanlah operasi menjaga pertahanan udara nasional ini di gelar," ujarnya.

Sementara itu, yang turut hadir Kolonel PNB Yosta Riza Asisten Operasi Kohanudnas menyampaikan. Operasi yang menerjunkan 3 pesawat tempur ini dari Skadron Udara11 yang bermarkas di Makasar.

"Sasaran operasi ini khsusus mengamankan wilayah udara Nasional NKRI, yang merupakan operasi pertahanan udara," sebutnya.

Disebutkannya juga, operasi kilat petir ini juga dilaksanakan diseluruh batas udara Indonesia.

"Kali ini sesuai apa yang disampaikan pak Dadan, kita gelar di wilayah udara Kepri. Fokus kita adalah pada pelanggaran yang terjadi di Udara," ujarnya.

Tiga pesawat tempur Sukoi tersebut dikomandoi oleh Letkol PNB Anton Pallaguna sebagai Komandan Skadron Udara11 Pesawat Tempur Sukoi. (*)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved