Warga Takut Melerai, Simak 5 Fakta Penusukan Anggota DPRD hingga Bersimbah Darah
Dua orang pria yang bertetangga trelibat perkelahian sengit dan membuat warga di Jalan Sadar, Kelurahan Pasar, Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumut
TRIBUNBATAM.id - Dua orang pria yang bertetangga trelibat perkelahian sengit dan membuat warga di Jalan Sadar, Kelurahan Pasar, Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumut, heboh, Rabu (7/11/2018) pukul 21.00 WIB
Setelah berduel, keduanya bersimbah darah bahkan satu di antaranya mengalami luka serius akibat senjata tajam.
Berikut fakta kronologisnya sebagaimana dikutip dari Tribun-Medan.com:
Baca: Dipicu Ejekan, Seorang Anggota DPRD Ditusuk Tetangganya hingga Bersimbah Darah
Baca: BERITA PERSIB - Terpaksa Absen Hadapi PSMS Akibat Cidera Bahu, Jonathan Bauman Ungkap Keyakinan Ini
Baca: Ketonjok hingga Kesenggol, Ini Resiko Peran One Pride Angel saat Bertugas di Atas Ring
Baca: Harusnya Pensiun Tahun Depan, Sersan Sheriff Jadi Korban Tewas Penembakan Massal di Bar California
Baca: Begini Lho Cara Mudah Bikin WhatsApp Ganda di Hape Xiaomi, Oppo, dan Honor
1. Berawal dari cekcok mulut

Duel sengit yang terjadi pada Rabu malam (7/11/2018) sekira pukul 21.10 WIB tersebut berawal dari cekcok mulut antara keduanya.
Akibat duel tersebut, keduanya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Satu diantaranya adalah Hulman Nababan (43), tersungkur dengan usus terburai.
2. Satu anggota DPRD Taput
Hulman Nababan ternyata anggota DPRD Taput dari Fraksi PDI Perjuangan, sedangkan lawan duelnya, seorang wiraswasta Rommel Parulian Lumbantoruan (43).
Saat keduanya duel dengan menggunakan senjata tajam tersebut, warga takut melerai.
Warga hanya bisa membantu di saat keduanya sama-sama sudah tersungkur.
3. Warga melapor ke polisi
Kasat Reskrim Polres Taput AKP Hendro Sutarno mengakui ada kejadian tersebut.
AKP Hendro Sutarno menjelaskan, awalnya mereka mengetahui dari seorang anak laki-laki yang datang ke Polsek Siborongborong.
"Petugas Polsek Siborongborong yang piket pun segera mengecek/menuju Lokasi kejadian untuk mengetahui dan ternyata benar," papar AKP Hendro Sutarno.