Adik Ahok Ngaku Kecewa dengan Isi Film 'A Man Called Ahok', Putri Ahok Curhat Lewat Instagram

Adik kandung Ahok, Fifi Lety Tjahaja Purnama sempat menyatakan kekecewaannya terkait isi cerita film 'A Man Called Ahok'. Apa komentar putri Ahok?

foto/Instagram/wandaponika-nata.decoco17-fifiletytjahajapurnama
Curhat Putri Ahok di Instagram Tanggapi Kekecewaan Adik Ahok tentang Film A Man Called Ahok 

TRIBUNBATAM.id - Setelah dirilis beberapa waktu lalu, jumlah penonton 'A Man Called Ahok' mencapai 587.747 dari 400 layar bioskop seluruh Indonesia. 

Bagaimana tanggapan putri Ahok atas kekecewaan tantenya Fifi Lety Tjahaja Purnama.

Beberapa hari lalu, sempat viral cuitan netizen yang membandingkan jumlah penonton film tersebut.  

Sejak 4 hari penayangan, film A Man Called Ahok sudah ditonton oleh 587.747 penonton.

Baca: Mantan Istri Ahok Nonton Film A Man Called Ahok, Lihat Penampilannya Veronica Tan Sekarang

Baca: Film A Man Call Ahok vs Hanum & Rangga Diputar, Akun Instagram Ini Saling Pamer Jumlah Penonton

Baca: VIRAL! Bandingkan Penonton Film Hanum Rais & Ahok, Cuitan Doni Tuai Kritik. Ternyata Ini Sebabnya

.
A Man Called Ahok (Instagram/amancalledahok)

Sedangkan, film Hanum & Rangga sudah ditonton oleh sekitar 200 ribu orang.

Meski sudah ditonton lebih dari setengah juta orang, beberapa pihak justru dibuat kecewa oleh hasil film tentang Basuki Tjahaja Purnama.

Kekecewaan tersebut diungkapkan oleh adik perempuan Ahok, Fifi Lety Tjahaja Purnama melalui akun Instagram-nya pada 7 November 2018.

Baca: Video Detik-detik Petinju Belia 13 Tahun Tewas Setelah KO di Atas Ring

Baca: BERITA PERSIB - Bulan Depan Kontrak Berakhir, Mario Gomez Setuju Bertahan di Bandung. Ini Syaratnya!

Dalam sebuah unggahan panjang,  Fifi Lety Tjahaja Purnama mengaku kecewa dengan penggambaran sosok ayahnya, Kim Nam yang diperankan oleh Chew Kin Wa.

"Buat yg kangen dan mau tahu kebenaran, nonton lah you tube ini dan bacalah Buku A man called Ahok. Karena Waktu bikin Buku dan you tube ini masih jujur research dan buat cerita Yg benar2 berdasarkan bukti fakta Yg ada makanya kita approved.

Tetapi Ternyata setelah film jadi ....saya engak tega nontonnya masa kecil Kami dan papa Mama kami Jadi beda bahkan sopir kami pun beda

Bukankah true story Harusnya sama dgn cerita aslinya dan org2 Yg Di cerita kan sebaik mungkin sesuai dgn karakter yg ada? Film2 bagus hasil karya Yg baik sampai baju pun Di sama kan dgn zaman dan tokoh tersebut.

Org Yg memerakan tokoh Yg Di perankan paling tidak pernah ketemu ya x Kalau masih Hidup orgnya ? Kalau uda meninggal paling tidak foto2nya kan ya? Research gitu x ya ?

Kalau saja Saya tidak pernah membantu mrk tentu Saya tidak Perlu kecewa karena film ini tdk akan pernah ada. Saya tidak bisa diam saja karena ini cerita Papa saya Yg mrk buat namanya kejujuran dan kebenaran tetap harus Di utanakan Apapun alasannya kan mottonya juga BTP...."

Fifi juga mengaku sudah beberapa kali merevisi transkrip dan meminta beberapa cerita dihapuskan.

Meski kecewa, Fifi berpesan pada para penonton untuk mengambil nilai-nilai positif dari film tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved