BATAM TERKINI

Dalam Dua Bulan, Sindikat Curanmor Gasak 16 Sepeda Motor dan Dijual ke Luar Pulau Batam

Penangkapan kelima tersangka, berawal dari pengembangan kasus percobaan pencurian satu unit kendaraan sepeda motor di wilayah Sekupang.

Dalam Dua Bulan, Sindikat Curanmor Gasak 16 Sepeda Motor dan Dijual ke Luar Pulau Batam
TRIBUNBATAM.id/DEWANGGA RUDI SERPARA
Sindikat curanmor tertangkap polisi setelah berhasil mencuri 16 motor dalam waktu dua bulan saja. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selama Oktober hingga November 2018 enam tersangka dengan inisial SR, SY, DC, HN,SL dan RN, berhasil menjual 16 unit kendaraan bermotor.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki dalam gelar perkara di Mapolsek Sekupang, Kamis (29/11/2018)

"Jadi 16 unit kendaraan yang sudah kita amankan ini hasil selama Oktober hingga November 2018. Dan masih akan dikembangkan lagi mengingat satu orang berinisial MO masih dalam proses DPO," ujarnya menerangkan kepada banyaknya pewarta yang menghadiri gelar perkara tersebut.

Penangkapan kelima tersangka, berawal dari pengembangan kasus percobaan pencurian satu unit kendaraan sepeda motor di wilayah Sekupang.

"Diawali dari pencobaan pencurian di wilayah hukum Polsek Sekupang. Kemudian diamankan tersangka dan dikembangkan lagi 1 unit sepeda motor. Sehingga kita bisa
mengamankan 16 unit kendaraan bermotor khususnya sepeda motor roda dua," terangnya.

Baca: Angkut Motor Curian Pakai Mobil Rental, Polisi Amankan 6 Pelaku Sindikat dan 16 Motor Hasil Curian

Baca: Kepala BP Batam Sambut Baik Kehadiran e-27 Academy di Nongsa Digital Park

Baca: Penjahat Tercantik Qingchen Jingjing Menyerahkan Diri, Netizen Menebak: Ia Akan jadi Artis

Baca: Maksimalkan PAD, Pemko Batam Bakal Pasang 1.600 Unit 2019 Tapping Box

Kelima tersangka dibagi menjadi dua tim yang beroperasi di Kota Batam. Kemudian hasil curian tersebut di jual di pulau-pulau yang berada di wilayah Kepri.

"Mereka ini di bagi dua tim, kalau di lihat dari peralatannya seperti gerinda, kunci T, kunci Y pelaku sudah termasuk spesialis pencurian kendaraan motor. Modus operandinya tim mereka menggunakan mobil, kemudian berjalan di wilayah yang gelap dan sepi mencari mangsa. Lalu satu persatu tersangka beraksi dengan memotong kunci sepeda motor yang ada menggunakan kunci T kunci Y dan gerinda," jelas Kombes Pol Hengki.

Salah satu tersangka menjelaskan, satu unit kendaraan bermotor hasil curian dijual dengan harga terjangkau ke beberapa daerah.

"Dijual 2-2,5 juta per unit. Dijualnya disini dan di pulau-pulau yang berada di sekitar Batam," ujarnya dalam gelar perkara sembari menundukan wajahnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki melanjutkan, keenam tersangka dijerat dengan pasal pencurian.

"Kita jerat pasal 363, ada pelaku pencurian dan penadah," katanya. (drs)

Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved