BATAM TERKINI

PNBP Tak Capai Target, Beberapa Kegiatan Tak Bisa Dilakukan BP Batam Tahun Ini

Dari target sebesar Rp 1,5 triliun, diperkirakan BP Batam hanya mampu memperoleh PNBP sebesar Rp 1,2 triliun hingga akhir tahun ini.

PNBP Tak Capai Target, Beberapa Kegiatan Tak Bisa Dilakukan BP Batam Tahun Ini
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGRAHA
Pemenang Door PRize Hadiah Rumah Fun Walk dan Fun Bike Hari Bakti BP Batam ke 47, Sabtu (27/10/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diperoleh Badan Pengusahaan (BP) Batam pada 2018, tak tercapai.

Dari target sebesar Rp 1,5 triliun, diperkirakan BP Batam hanya mampu memperoleh PNBP sebesar Rp 1,2 triliun hingga akhir tahun ini.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI, Askolani mengatakan, tak tercapainya target PNBP ini, lantaran ada beberapa kegiatan BP yang tak bisa dilakukan pada 2018.

Satu di antaranya berkaitan dengan penerimaan di bidang lahan.

Baca: Cara Cepat Beli Tiket Konser BLACKPINK. Dijual Mulai Jumat 7 Desember 2018 Pukul 14.00 WIB

Baca: Sidang Tuntutan Terdakwa Sabu 19 Kilogram Tiga Kali Ditunda, Keterbatasan Penyusunan Jadi Alasan JPU

Baca: Terbukti Jambret, Zulkifli Divonis 1,6 Tahun. Hukuman Lebih Berat dari Tuntutan JPU Kejari Karimun

"Ada yang direncanakan tapi harus dikoreksi tak bisa dilakukan di 2018. Salah satunya pungutan lahan. Ya, itu yang tertunda. Tapi sudah diputuskan acuannya ke kebijakan pemerintah pusat," kata Askolani usai melakukan koordinasi rencana kerja anggaran dan pendanaan BP Batam di Gedung BP Batam, Kamis (6/12/2018).

Ia tak menampik, adanya selisih ini, pastinya akan berdampak pada belanja BP Batam tahun depan. Harus dilakukan penyesuaian.

"Penyesuaian target harus disesuaikan BP dari sisi belanja," ujarnya.

PNBP yang diperoleh BP Batam ini, kata Askolani, sebagaimana regulasinya akan digunakan BP Batam kembali untuk pembangunan di Batam.

"Masuk ke kas negara, tapi dikelola langsung BLU (Badan Layanan Umum) sesuai ketentuannya," kata Askolani.

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya ke Batam, Askolani juga ditugaskan melihat proyek pemerintah yang sudah dikerjakan di Batam. Diakuinya ada yang sudah berjalan sesuai rencana, ada juga yang mesti diperpanjang izinnya hingga 2019 mendatang.

Seperti proyek pengembangan pelabuhan Batu Ampar, akan dilanjutkan tahun depan.

"Kenapa diperpanjang? Waktu desain sampai 2018 banyak kendala di lapangan. Sehingga secara teknis tak bisa dikerjakan 2018, dan akan dilanjutkan 2019," ujarnya.

Tahun depan, pemerintah menganggarkan sebesar Rp 1,8 triliun untuk kegiatan BP Batam. Diantaranya dialokasikan untuk pengembangan Bandara Hang Nadim, dan pengembangan jalan kolektor di kawasan strategis nasional.

Di akhir kunjungannya, Askolani menyebut, ada beberapa catatan yang mesti diklarifikasi BP Batam. Diantaranya berkaitan dengan rencana kerja aset seperti pelabuhan, bandara dan lainnya, soal pengadaan alat, dan lainnya. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved