KARIMUN TERKINI

Terbukti Jambret, Zulkifli Divonis 1,6 Tahun. Hukuman Lebih Berat dari Tuntutan JPU Kejari Karimun

Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai Karimun menjatuhi hukuman lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa Zulkifli dalam pe

Terbukti Jambret, Zulkifli Divonis 1,6 Tahun. Hukuman Lebih Berat dari Tuntutan JPU Kejari Karimun
foto ilustrasi jambret

TRIBUNBATAN.id, KARIMUN - Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai Karimun menjatuhi hukuman lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa Zulkifli dalam perkara pencurian (jambret), Kamis (6/12/2018) sore.

Majelis Hakim dipimpin Yanuar Abdul Gaffar memvonis Zulkifli dengan hukuman satu tahun enam bulan kurungan penjara. Vonis Majelis Hakim itu lebih berat delapan bulan dari tuntutan JPU yang menuntut terdakwa selama 10 bulan kurungan penjara.

Ditegaskan Hakim Yanuar yang didampingi anggota Majelis Hakim masing-masing Antoni Trivolta dan Agus Soetrisno, menegaskan tindak pidana yang dilakukan terdakwa Zulkifli adalah pencurian dan pemberatan dengan terbukti melanggar Pasal 365 KUHPidana.

Baca: Kejati Kepri akan Umumkan Nama Tersangka di Hari Anti Korupsi

Baca: HP Bekas Banjiri Batam, Bea Cukai Ungkap Modus Penyeludupan dari Singapura

Baca: Warganet Keluhkan Gangguan Jaringan Internet di Batam, Telkomsel Minta Maaf

Hal ini berbeda dengan tuntutan jaksa yang menyebutkan Zulkifli telah melakukan tindak pidana pencurian dan pemberatan sebagaimana yang tertera pada Pasal 363 KUHP.

"Berdasarkan fakta-fakta persidangan maka ini pencurian dan pemberatan di Pasal 365 KUHPidana. Berbeda dengan tuntutan jaksa yang Pasal 363 KHUPidana," kata Yanuar.

Setelah menjatuhkan vonis terhadap terdakwa, Yanuar menyampaikan kepada Zulkifli dan JPU, apakah menerima atau pikir-pikir dulu atas putusan tersebut.

"Silahkan terdakwa pikir-pikir dulu. Kami beri waktu satu minggu," ujarnya.

Sementara JPU Aditya usai sidang mengatakan tuntutan dan putusan karena adanya perbedaan penafsiran dengan Majelis Hakim.

"Karena perbedaan penafsiran. Kalau Majelis Hakim melihat tarikan itu kekerasan. Memang ada ditarik tapi tidak ada tarik-tarikan," katanya.

Terdakwa Zulkifli sendiri terpaksa berurusan dengan hukum karena telah melakukan tindakan kriminal dengan jambret terhadap seorang perempuan di Kelurahan Sei Lakam, Kecamatan Karimun. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved