MOTOGP

MOTOGP - Komentar Pedas Manajer Repsol Honda pada Valentino Rossi: Momen Rossi Telah Berlalu

Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig, memberikan komentar menohok kepada pebalap Yamaha, Valentino Rossi

MOTOGP - Komentar Pedas Manajer Repsol Honda pada Valentino Rossi: Momen Rossi Telah Berlalu
GPOne.com
Valentino Rossi, butuh keajaiban di MotoGP Aragon, bahkan musim MotoGP 2018 

TRIBUNBATAM.id - Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig, memberikan komentar menohok kepada pebalap Yamaha, Valentino Rossi.

Hal itu tidak lepas dari rivalitas yang terjadi antara Valentino Rossi dan Marc Marquez dalam beberapa musim terakhir.

Seperti diketahui, relasi kedua juara dunia MotoGP itu kembali memanas setelah insiden Termas Clash.

Baca: UPDATE! Live Streaming Persekabpas vs Bali United - Gol Fadhil Sausu Bawa Bali United Unggul

Baca: BERITA JUVENTUS - Allegri Ungkap Penyebab Cristiano Ronaldo Cepat Adaptasi di Juve: Dia Detil!

Baca: Jangan Ketinggalan, Live Video Streaming UseeTV, Konser Iwan Fals Malam Ini Jam 20.00 WIB

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Persekabpas vs Bali United -Stefano Lilipaly & Irfan Bachdim Main

Bahkan Valentino Rossi sempat menolak berjabat tangan dengan Marc Marquez saat jumpa pers MotoGP San Marino.

Menurut Puig, Valentino Rossi enggan menerima kenyataan jika masa jayanya sudah berlalu.

"Rossi sulit menerima bahwa momennya telah berlalu, terkadang cara yang dia ikuti tidak benar," kata Alberto Puig dikutip BolaSport.com dari Marca.

"Saya belum pernah melihat Marquez keluar dari jalur untuk melakukan tindakan buruk kepada Rossi," lanjutnya.

Valentino Rossi sendiri terakhir kali memenangkan gelar juara dunia MotoGP pada tahun 2009, atau sembilan tahun silam.

Meski demikian, The Doctor masih menunjukkan jika dia mampu bersaing dengan pebalap muda.

Ketika mendapatkan feeling bagus dengan motor, Rossi mampu bersaing untuk kemenangan seperti pada balapan MotoGP Malaysia.

"Saya menghormati Rossi, tetapi dalam hidup semuanya memiliki momennya. Suka atau tidak, saat ini Marquez nomor satu dan kadang-kadang Anda harus berhenti serta berpikir ulang," ujar Puig.

"Marquez tidak peduli sama sekili tentang opini yang dibangun lingkungan Rossi. Sebaliknya, kami telah merasakan kelemahannya dalam tindakannya," lanjutnya.

Sejak debut di kelas MotoGP pada 2013, Marc Marquez memang mendominasi dengan raihan lima gelar juara dunia.

Di lain sisi, Valentino Rossi juga mampu menjadi runner-up sebanyak tiga kali (2014, 2015, dan 2016) yang menunjukkan jika dirinya belum habis. (*)

Editor: nandrson
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved