BATAM TERKINI

Kadis Pariwisata Diminta Inovatif, Edward Brando : Jangan Cuma Mengandalkan Event

Ratusan Calender of Event yang di-launching Pemko Batam ternyata mendapat sorotan dari DPRD Batam.

Kadis Pariwisata Diminta Inovatif, Edward Brando : Jangan Cuma Mengandalkan Event
ISTIMEWA
Ilustrasi Pawai Budaya Hari Jadi Kota Batam, Senin (18/12/2017) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ratusan Calender of Event yang di-launching oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam, dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ternyata mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kota Batam.

Banyaknya agenda pariwisata tahun 2019 ini dianggap tak akan mampu mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung ke Batam kalau destinasi wisata yang ada terbatas.

"Kami Komisi II DPRD Kota Batam yang merupakan mitranya Dinas Pariwisata berharap Kadis Pariwisata Kota Batam harus memiliki inovasi-inovasi yang cemerlang terkait sektor pariwisata. Jangan hanya mengandalkan event yang sifatnya musiman atau temporary saja, habis event selesai begitu saja," kata Ketua Komisi II DPRD Batam, Edward Brando, Rabu (2/1/2019) di ruangan Fraksi PAN.

Baca: Target Vaksinasi MR Tak Tercapai, Program Pencegahan DBD Terlantar. Ini Penjelasan Kadinkes Kepri

Baca: Selamatkan Orangtuanya yang Tertimbun Longsor, Suherman: Saya Lihat Rumah Tetangga Terkubur

Baca: Jelang Pemilu 2019, KPU Batam Tambah 24 Anggota PPK

Baca: Viral Video Adik Olga Jadi Tukang Parkir, Billy Syahputra Marah. Begini Pengakuan Temannya

Baca: Polisi Ungkap Pesan di HP Bripka Matheus Sebelum Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

Baca: Banyak Darah di Dekat Kepala. Simak 5 Fakta Pembunuhan Anggota Densus 88 Anti Teror di Depok

Diakuinya memang untuk saat ini APBD untuk pengembangan di Dinas Pariwisata Kota Batam sangat minim, dan hampir sama seperti 2018 lalu. Palingan tidak sampai pada angka Rp 5 miliar.

"Anggaran pariwisata memang kecil, tapi itu wajar. Kegiatannya tak banyak. Justru kalau anggarannya besar, jadi orang curiga, karena tak memiliki program," katanya.

Seharusnya yang perlu dilakukan oleh Dinas Pariwisata adalah merawat destinasi pariwisata yang sudah ada, perbanyak inovasi untuk sektor pariwisata.

Kalau dua hal itu bisa dijalankan dengan baik, otomatis wisatawan akan betah dan nyaman berkunjung ke Batam.

"Jadi, aneh jika bicara pariwisata, namun tak diimbangin dengan ide atau inovasi terkait pariwisata," katanya.

Saat ini, lanjut Edward, destinasi wisata di Kota Batam perlu dibenahi apalagi memang jumlahnya juga masih tergolong minim. Namun hal itu tak jadi persoalan apabila dikelola dengan baik.

"Kita memerlukan tempat wisata yang tetap bukan bersifat musiman saja. Seperti tempat-tempat wisata di pantai yang ada di Batam. Sebenarnya kalau dikelola dengan baik, saya yakin itu akan mendongkrak jumlah wisman untuk datang ke Batam. Sayangnya hal itu tak terkelola dengan baik," sesal Edward.

Sementara itu masih banyak fasilitas penunjang di kawasan pariwisata di Kota Batam yang terbengkalai.

Contohnya keberadaan toilet yang tidak memadai di kawasan wisata.

Hal itu kalau tak diperbaiki ataupun ditambah, akan menggerus jumlah wisatawan untuk datang ke Batam.

"Percantik pariwisata dengan ide dan kreasinya agar wisman betah dan berkesan datang ke kota Batam. Minimal yang awalnya wisatawan datang ke Batam karena musiman, buat jadi betah karena pariwisatanya yang terjaga dan terawat," ujar Edward. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved