Terkubur Selama 30 Jam di Reruntuhan Apartemen, Bayi Berusia 10 Bulan Ditemukan Selamat

Sebuah keajaiban terjadi dalam proses pencarian korban apartemen yang runtuh karena ledakan gas di Magnitogorsk, Rusia

Terkubur Selama 30 Jam di Reruntuhan Apartemen, Bayi Berusia 10 Bulan Ditemukan Selamat
twitter/bbc
Bayi 10 bulan yang diselamatkan dari reruntuhan apartemen di Magnitogorsk, Rusian 

TRIBUNBATAM.id, MAGNITOGORSK - Sebuah keajaiban terjadi dalam proses pencarian korban apartemen yang runtuh karena ledakan gas di Magnitogorsk, Rusia.

BBC dan AFP melaporkan Selasa (1/1/2019), tim penyelamat menemukan seorang bayi berusia 10 bulan yang masih hidup di reruntuhan.

Bayi bernama Ivan Fokine itu langsung dilarikan ke rumah sakit di mana dia langsung mendapat perawatan karena kondisinya yang sangat serius.

Baca: Viral di Sosmed, Awan Berbentuk Gelombang Tsunami Dekat Bandara di Hassanudin Makassar Bikin Heboh

Baca: WARNING BMKG - Gelombang Laut Anambas dan Natuna Bisa Capai 5 Meter, Bagaimana dengan Batam?

Baca: GEMPA HARI INI - Gempa 4,8 SR Guncang Mentawai Rabu Dinihari Jam 03.24 WIB. Berikut Info BMKG

Baca: Saat Berfoto, Satu Keluarga Tercebur Sungai. Ayah dan 2 Anaknya Tewas Tenggelam

Salah satu tim penyelamat Pyotr Gritsenko berkata, Ivan ditemukan setelah terkubur 30 jam dalam suhu minus 27 derajat Celsius.

Kepada kanal televisi Rossia24, Gritsenko berujar dia memastikan seluruh anggota tim diam untuk mendengarkan suara dari dalam reruntuhan bangunan.

Ketika mereka berada dalam kondisi sunyi, salah satu anggota yang bernama Andrei Valman mendengar tangisan dekat bagian apartemen yang masih berdiri.

Mereka segera menghentikan pekerjaan dan kembali mendengarkan suara itu.

Ketika Ivan terdiam, Gritsenko segera bersuara untuk membuatnya bereaksi.

"Ketika kami sudah yakin itu tangisan bayi, kepala tim yang lebih berpengalaman langsung memerintahkan untuk membersihkan serpihan bangunan," terang Gritsenko.

Ivan segera dibungkus selimut dan dievakuasi ke rumah sakit di ibu kota Moskwa, berjarak 1.700 km dari Magnitogorsk di kawasan Ural.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved