BINTAN TERKINI

Ribuan Mobil Mewah Merapat di Bintan, Bea Cukai Pastikan Tak Pungut Pajak

Sebanyak 3.442 mobil mewah dan alat berat asal Jerman masih dibongkar muat di Pelabuhan Bintan Offshore Marine Center (BOMC) Lobam.

Ribuan Mobil Mewah Merapat di Bintan, Bea Cukai Pastikan Tak Pungut Pajak
TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN
Deretan mobil impor mewah asal Jerman, Italia hingga Swedia parkir di salah satu pelabuhan di Lobam Kabupaten Bintan, Kamis (3/1/2019) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Sebanyak 3.442 mobil mewah dan alat berat asal Jerman masih dibongkar muat di Pelabuhan Bintan Offshore Marine Center (BOMC) Lobam.

Mobil asal Jerman tersebut terdiri berbagai brand dan tipe. Ada merek Mercy, BMW, VW dan Porshe.

Belum ada data resmi otoritas pelabuhan berapa unit setiap merek yang keluar kapal. Tidak semua mobil mewah tersebut murni dari Jerman seperti ramai diberitakan. Ada beberapa unit mobil dari negara lain.

Sebut saja Ferarri, brand produsen mobil sport yang berbasis di Maranello, Italia. Merek lain yakni Range Rover dan Jaguar, asal United Kingdom. Terakhir merek Volvo dan Scania asal Swedia.

Berdasarkan rekomendasi kegiatan bongkar barang yang diterbitkan Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan, ribuan mobil tersebut masuk ke Bintan lewat kapal MV Morning Composer, kapal dengan lambung bertuliskan Eukor.

Baca: Kunjungan Wisman Naik, Tapi Lama Menginap di Hotel Berbintang Justru Turun. Ini Penjelasan BPS Kepri

Baca: BMKG Tanjungpinang Ingatkan Cuaca Esktrem, Gelombang Laut Bintan dan Lingga Bisa Capai 2,5 Meter

Baca: Napi Meninggal di Lapas Klas IIA Tanjungpinang di Kijang Bintan, Polisi Telusuri Penyebabnya

Baca: Jumlah Tenaga Kerja di Bintan Tahun 2018 Sebanyak 35.834 Orang, Lebih Tinggi dari 2017

Kapal berbendera Panama tersebut masuk ke perairan Bintan melalui agen pelayaran PT Pelita Arsaka Bahari. Di manifest muatan, tertulis sebagai pengirim muatan atas nama DR Ingh. H.C.F Porsche AG Stugard - Germany. Penerima atas nama Freemantle Australia via PT Bintan Offshore Marine Center (BOMC).

Terlepas dari ramainya kontroversi kegiatan bongkar muat fumigasi tersebut, dunia otomotif tentu mengenal kendaraan tersebut sebagai merek-merek mahal di kelasnya. Ada yang menyebut, beberapa merek ditaksir harganya capai Rp 6 miliaran per unit bila menggunakan harga bandrol Indonesia.

Penelusuran di laman media resmi otomotif, www.oto.com, misalnya, disebutkan, satu unit mobil Porsce harga OTR Indonesia per 2018 dipasarkan Rp 1,5 miliar, tergantung kelasnya. Merek Ferarri disebut jauh lebih mahal lagi.

Jika melihat brand, harga hingga kredibilitas nama pabrikan, kapasitas mobil tersebut tentu tak perlu dipertanyakan lagi.

Lantas, mengapa perlu mendapatkan fumigasi lagi di Bintan? Mengapa tidak di Jerman langsung?

Kemudian, berapa besaran income buat negara atas kegiatan bongkar muat kendaraan impor mewah tersebut?

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved