Semua Orang Lewat Ditantang Berduel, Warga Geram dan Hajar Pemuda Ini Hingga Babak Belur

Bakti Aji (29) seorang warga Seyegan Sleman babak belur dihajar massa. Bukan itu saja, nasibnya juga berakhir di tahanan Polres Sleman.

Semua Orang Lewat Ditantang Berduel, Warga Geram dan Hajar Pemuda Ini Hingga Babak Belur
TRIBUNjogja.com | Santo Ari
Bakti Aji (29) warga Seyegan Sleman kini malah meringkuk di tahanan Polres Sleman, Selasa (8/1/2019) 

TRIBUNBATAM.id, SLEMAN - Bakti Aji (29) seorang warga Seyegan Sleman babak belur dihajar massa. Bukan itu saja, nasibnya juga berakhir di tahanan Polres Sleman.

Peristiwa itu bermula saat Bakti Aji memicu rasa geram warga akibat ulahnya yang menantang semua orang yang lewat dan dianggap berbuat rusuh di seputaran RSUD Sleman pada 3 Januari 2019.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah mengatakan begitu mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya langsung menerjunkan pasukan untuk mengamankan situasi.

"Kita telah mengamankan seorang pelaku dengan barang bukti senjata tajam berupa pedang. Saat itu ia juga dalam pengaruh obat," terangnya, Selasa (8/1/2019).

Secara detil, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Anggaito Hadi memaparkan dirinya mendapat informasi bahwa ada pemuda yang membuat keributan di sekitaran RUSD Sleman.

Bakti berteriak-teriak dan mengajak berkelahi siapapun yang lewat.

Baca: Perubahan di BP Batam Sangat Cepat, Ini Kekhawatiran Pengusaha Terkait Investasi di Batam

Baca: Detik-Detik Pembunuhan Siswi SMK di Bogor, Pelaku Tunggu Korban dan Langsung Menusuk

Baca: Ahok Bebas 24 Januari, Simak Kilas Balik Perjalanan Kasus Ahok Sebelum Dipenjara 2 Tahun

Baca: Kepergiannya Diiringi Tangisan Pegawai BP Batam, Lukita: Sebagai Manusia, Rasa Kecewa Itu Ada

"Karena tak bisa menahan amarah, ada warga saat itu melakukan perlawanan, alhasil pelaku babak belur dihajar massa. Sebelum main hakim itu bertambah parah, kami cepat datang dan mengamankan pelaku," terang Anggaito.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku, Bakti Aji ini sedang dalam pengaruh minuman keras dan pil koplo.

Selain menemukan beberapa butir pil koplo, petugas juga menyita pedang sepanjang 49 cm milik pelaku.

Atas perbuatannya, Bakti terancam hukuman kurungan 12 tahun dengan jeratan pasal 2 ayat (1) undang-undang darurta RI no 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved