BATAM TERKINI

Dilengkapi Perpustakaan, Gedung PLUT di Batam Ditargetkan Beroperasi Juni Mendatang

"Perkiraan kita Maret mulai perekrutannya, biaya dari pihak kementerian," kata Kepala Dinas KUKM Batam, Suleman Nababan, Kamis (10/1/2019).

Dilengkapi Perpustakaan, Gedung PLUT di Batam Ditargetkan Beroperasi Juni Mendatang
TRIBUNBATAM.id/DEWI HARYATI
Suleman Nababan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) akan segera merekrut tenaga pendamping yang akan ditempatkan di gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Batam.

Itu menyusul telah rampungnya pembangunan gedung yang berada tak jauh dari Hotel Golden Bay, Bengkong Laut ini, akhir tahun lalu.

"Perkiraan kita Maret mulai perekrutannya, biaya dari pihak kementerian," kata Kepala Dinas KUKM Batam, Suleman Nababan, Kamis (10/1/2019).

Sementara untuk pengoperasian gedung, direncanakan mulai efektif pada Juni mendatang. Gedung PLUT ini diperuntukan sebagai tempat pelatihan peningkatan sumber daya manusia, disamping untuk melayani pendampingan, konsultasi bisnis, dan sebagainya menyangkut peningkatan usaha KUKM.

Baca: Biaya Kargo Pesawat Naik, Harga Cabai di Bintan Langsung Melejit

Baca: Kota Tanjungpinang Raih Piala Adipura yang ke-14. Syahrul Sampaikan Terima Kasih Khusus

Baca: Ada Pengerjaan Jaringan, PLN Karimun Akan Lakukan Pemadaman 2 Hari. Ini Daerah yang Terdampak

Baca: 7 Manfaat Minum Air Jeruk Nipis Jika Dikonsumsi Setiap Hari, Cocok untuk Kamu yang Pengin Diet

"Persoalan mereka selama ini, produk ada, tapi tak ada tempat pemasaran. Kalau mau masuk mal, syaratnya macam-macam. Makanya di sini ada konsultan bisnisnya, manajemen usahanya, latihan cara packing yang bagus dan menarik, dan mempromosikannya," ujarnya.

Gedung PLUT dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi, dan memiliki dua lantai. Pembangunan gedung tersebut, termasuk biaya administrasinya, dianggarkan dari pusat sekitar Rp 2,6 miliar.

Gedung ini dilengkapi fasilitas perpustakaan yang bisa digunakan pengusaha mikro untuk membaca buku terkait usaha.

Suleman melanjutkan, usai dibangun nantinya gedung PLUT akan diserahkan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Selanjutnya, PLUT akan menjadi aset Pemerintah Kota Batam.

"Rencana pak wali, ke depan jika diserahkan, mau dibuat Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah dinas kita. Tapi harus ikut mekanismenya," kata Suleman.

Meski nanti dibentuk UPT di bawah dinas di Pemko Batam, namun soal tenaga pendampingnya, masih tetap di bawah pihak kementerian, dan akan bertugas selama 3 hingga 5 tahun.(wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved