HERO Supermarket Tutup 26 Gerai, Sudah 352 Karyawan Dirumahkan

HERO ingin memaksimalkan produktivitas kerja melalui proses efisiensi salah satunya menutup 26 gerai perusahaan.

HERO Supermarket Tutup 26 Gerai, Sudah 352 Karyawan Dirumahkan
kontan
HERO Supermarket memilih melakukan efisiensi dengan menutup sejumlah gerai menghadapi persaingan ke depan. 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Persaingan bisnis ritel kian sengit. Strategi konvensional kian terancam?

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menerapkan strategi yang mendukung keberlanjutan bisnis dengan memaksimalkan produktivitas kerja melalui proses efisiensi salah satunya menutup 26 gerai perusahaan.

Sejauh ini dari 532 karyawan yang terdampak dari kebijakan efisiensi tersebut, sebanyak 92% karyawan telah mengerti dan memahami kebijakan efisiensi ini dan menyepakati untuk mengakhiri hubungan kerja.

Tony Mampuk, Corporate Affairs General Manager PT Hero Supermarket Tbk, mengatakan sebagian besar karyawan telah menerima dan menyepakati untuk mengakhiri hubungan kerja.

Baca: Belanjalah di Hari Selasa dan Kamis, Simak 6 Tips belanja Online

Baca: Daftar Tarif Bagasi Lion Air dan Wings Air yang Berlaku 16 Januari 2019

Baca: Selain Kapolri, Ketua KPK Datangi Batam: Masalah Penertiban Kawasan Bebas Batam Jadi Fokus

Perusahaan juga telah memberikan hak sesuai dengan UU Kementerian Tenaga Kerja RI No 13 tahun 2003.

“26 toko telah ditutup dan dari 532 karyawan yang terdampak dari kebijakan efisiensi tersebut, 92% karyawan telah menerima dan menyepakati untuk mengakhiri hubungan kerja," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (13/1).

Sampai dengan kuartal tiga tahun lalu, HERO mengalami penurunan total penjualan sebanyak 1% senilai Rp 9.84 milliar dimana perolehan tahun 2017 adalah Rp 9,96 milliar.

Penurunan tersebut disebabkan oleh penjualan pada bisnis makanan yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.

Meski demikian, bisnis non makanan tetap menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat.

Atas hal tersebut perusahaan meyakini bahwa keputusan akan langkah efisiensi tersebut adalah hal yang paling baik dalam menjaga laju bisnis yang berkelanjutan.

"Perusahaan saat ini sedang menghadapi tantangan bisnis khususnya dalam bisnis makanan, oleh karena itu kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usaha di masa yang akan datang," lanjutnya.

Asal tahu saja, per 30 September 2018, HERO mengoperasikan 448 gerai, terdiri dari 59 Giant Ekstra, 96 Giant Ekspres, 31 Hero Supermarket, 3 Giant Mart, 258 Guardian Health & Beauty, dan satu gerai IKEA.(*)

Editor: Purwoko
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved