Pengeroyokan di Jembatan Dompak, Pelaku Ternyata Teman Korban

Korban sempat mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya karena dipukuli oleh para pelaku

Pengeroyokan di Jembatan Dompak, Pelaku Ternyata Teman Korban
TRIBUNBATAM.id/Wafa
Kanit Reskrim Polsek Akp Raja Vindo (Paling kanan) membekuk pelaku penganiayaan (tengah jongkok)

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Polsek Tanjungpinang Barat mengamankan  empat orang terkait pengeroyokan terhadap salah seorang warga di Jembatan Dompak.

Korban bernama Antoni Heru Sukidi dianiaya oleh enam orang hingga mengalami luka parah.

"Pada Selasa 15 Januari 2019, Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Barat berhasil melakukan penangkapan terhadap para pelaku pengeroyokan. Para pelaku ini adalah buronan kita yang melakukan pengeroyokan terhadap korban berinisial Antoni di jembatan Dompak," kata Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu Firudin melalui Kanit Reskrim Iptu Raja Vindo, Rabu (16/1/2019).

Ia menceritakan kronologi terjadinya penganiayaan yang dialami oleh Antoni. Saat itu Antoni hendak mancing di jembatan Dompak. Sejumlah pelaku pengeroyokan mendatangi korban di jembatan Dompak. Mengetahui dan menemukan korban, para pelaku ini  mengeroyok korban di jembatan.

"Korban sempat mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya karena dipukuli oleh para pelaku. Selain dengan tangan kosong para pelaku ini yang berjumlah 6 orang juga menggunakan pancingan untuk memukuli korban," kata Raja Vindo.

Dalam Setahun 1 Juta Orang Meninggal Karena Nyamuk, Simak 5 Penyakit Mematikan Akibat Nyamuk

BERITA PERSIJA - Ivan Kolev Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta. Laga Debut Lawan 757 Kepri Jaya

Video Live Streaming Malaysia Master 2019 Anthony Sinisuka Ginting vs Khosit Phetpradab

Setelah kejadian penganiayaan pada (27/12/2018) , korban warga Kecamatan Tanjungpingpinang barat melaporkan ke Polsek Tanjungpinang Barat. Setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

"Hasil penyelidikan kita, mendapati identitas para pelaku. Kita melakukan pengejaran dan sempat buron selama 19 hari. Empat pelaku ini, dua diantaranya masih dibawah umur. Dengan pertimbangan itu kita lakukan diversi kepada dua pelaku," ungkapnya lagi.

Sebelumnya pihaknya melakukan penangkapan terlebih dahulu bertahap Hotman dan dua anak dibawah umur. Terakhir pada (15/1/2018) Selasa malam pihaknya mengamankan Ismair Rosiadi. Para pelaku ini diamankan disejumlah tempat yang berbeda. Sementara dua orang lainnya masih diburu.

Usut punya usut ternyata mereka selama ini saling mengenal. Karena ada masalah pribadi para pelaku menghajar korban.

"Ia mereka kawan saling kenal. Karena masalah pribadi sepele. Kita masih dalami apa permasalahan pribadi mereka hingga melakukan dugaan penganiayaan," tutupnya. (wfa).

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved