Rodrigo Duterte Marah, Printahkan Pasukan Bersenjata Filipina Amankan Warga Sipil Pasca Ledakan Bom

Ledakan ganda yang terjadi di Katedral Our Lady of Mt Carmel pada Minggu (27/1/2019) itu menewaskan 20 orang dan melukai 111 lainnya.

Rodrigo Duterte Marah, Printahkan Pasukan Bersenjata Filipina Amankan Warga Sipil Pasca Ledakan Bom
TED ALJIBE / AFP
Presiden Filipina Rodrigo Duterte 

TRIBUNBATAM.id - Ledakan Bom yang terjadi di greja Katolik di Jolo, Sulu membuat Geram Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Rodrigo Duterte dilaporkan bakal meninjau lokasi ledakan bom yang terjadi di gereja tersebut.

Ledakan ganda yang terjadi di Katedral Our Lady of Mt Carmel pada Minggu (27/1/2019) itu menewaskan 20 orang dan melukai 111 lainnya.

"Beliau sangat murka," kata juru bicara kepresidenan Salvador Panelo dalam konferensi pers diberitakan Inquirer Senin (28/1/2019).

Panelo menjelaskan, presiden berjuluk The Punisher itu merasa kecewa karena insiden itu terjadi di tengah upayanya untuk mendapat perdamaian dan pembangunan.

"Ternyata masih ada kekuatan yang berusaha melancarkan teror serta pembunuhan terhadap rakyat," terang Panelo kembali.

LEDAKAN BOM Terjadi di GEREJA KATEDRAL Saat Misa Pagi Minggu (27/1). 17 Orang Dilaporkan Tewas

Kapal Meledak di Sungai Musi, Tidak Jauh dari Jembatan Ampera. Warga Dengar 5 Kali Ledakan

Presiden Filipina Hancurkan 68 Mobil Mewah Selundupan Seharga Rp 70 M

Dia melanjutkan, Duterte telah memerintahkan Pasukan Bersenjata Filipina (AFP) untuk mengamankan keselamatan warga sipil, dan menyediakan bantuan bagi keluarga korban.

Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom yang terjadi kurang dari sepekan usai kesepakatan untuk memadamkan kekerasan separatis.

Didalangi adik Abu Sayyaf

Dilansir Al Jazeera, kepala polisi lokal Oscar Albayalde berkata, pihaknya menduga dalang itu adalah adik dari pemimpin Kelompok Abu Sayyaf.

Albayalde berujar, dia mengidentifikasi pelaku dengan nama alias Kamah, saudara dari Surakah Ingog, dan dikenal sebagai pembuat bom.

Dia dilaporkan terekam kamera pengawas dekat dengan gereja sesaat sebelum bom meledak. Dua kilogram bom digunakan dalam serangan tersebut.

Presiden Filipina Bakal Tembak Langsung Kapal Illegal Fishing, Kata Menteri Susi Itu Bagus

Presiden Filipina Usir Pasukan Amerika Serikat dari Negaranya

ISIS Akui Lakukan Penembakan Massal di Pasar Natal Strasbourg Perancis

Panelo menolak untuk menjawab ketika awak media menanyakan apakah serangan itu ada kaitannya dengan Hukum Organik Bangsamoro (BOL).

Dia menegaskan saat ini Manila masih menunggu hasil penyelidikan dari penegak hukum untuk memastikan siapa pelaku sebenarnya. (Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Rodrigo Duterte Marah atas Serangan Bom Gereja Katedral di Filipina Selatan, http://wartakota.tribunnews.com/2019/01/28/rodrigo-duterte-marah-atasserangan-bom-gereja-katedral-di-filipina-selatan.

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved