TEGA! Ayah-Ibu Bercerai, Anak Dijual dan Uangnya Dibagi Dua. Kakek pun Bertindak
Bocah laki-laki berusia tiga tahun dijual seharga 120.000 yuan atau sekitar Rp 250 juta oleh kedua orangtuanya setelah bercerai
TRIBUNBATAM.id, FUJIAN - Seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun dari provinsi Fujian tenggara yang dijual seharga 120.000 yuan atau sekitar Rp 250 juta oleh kedua orangtuanya yang sudah bercerai, setahun yang lalu.
Namun, si anak itu akhirnya kembali ke pangkuan kakek-neneknya yang sempat memelihara bocah itu ketika orangtuanya bercerai.
Petugas di kota Jinjiang mengembalikan bocah itu kepada kakeknya minggu ini setelah anak itu ditemukan bersama pasangan yang membelinya Januari lalu, demikian dilansir South China Morning Post mengutip Beijing Youth Daily.
Bocah itu dibesarkan oleh kakek-nenek dari pihak ayah sejak berusia delapan bulan dan ayah-ibunya hanya melihatnya sekali-sekali.
Namun, pada sebuah kunjungan, ayah dan ibunya yang sudah berpisah membawa bocah itu.
Sang kakek baru tahu bahwa cucunya dijual pada orang lain ketika putranya atau ayah dari bocah itu tertangkap karena kasus narkoba.
Pada bulan Desember, ketika mengunjungi putranya di penjara, ia diberitahu oleh putranya bahwa anak itu telah dijual kepada orang lain.
• Pasangan Backpaker Rusia Viral di Malaysia. Mengemis dengan Cara Mengayun-ayunkan Bayi ke Udara
• 5 Helikopter Tempur Paling Menakutkan di Asia Tenggara, Indonesia Paling Seram!
• Ini Kronologi Penganiayaan Pegawai KPK di Hotel Borobudur Versi Polisi: Awalnya Motret-motret
Tentu saja sang kakek syok dan langsung melaporkan ke polisi.
Polisi melacak bocah itu dan orangtua yang mengadopsinya pada bulan Januari lalu.
Tidak mudah untuk membawa bocah itu kembali, namun tes DNA membuktikan hubungan sang bocah dengan kakek.
"Bagaimana mereka bisa begitu kejam?" kata sang kakek mengecam putra dan menantunya.
"Saya dan istri saya bisa membesarkannya jika mereka tidak mampu. Bagaimana mereka tega menjual anak sendiri?"
Ketika polisi menginterogasi ayah anak laki-laki itu, mereka mengetahui bahwa dia dan istrinya telah setuju untuk menjual anak laki-laki mereka kepada pasangan itu di sebuah pertemuan di taman Jinjiang pada 17 Januari.
Pasangan yang sudah bercerai ini bahkan membagi dua uang itu, masing-masing mendapatkan 60.000 yuan.
"Waktu mereka datang terakhir kali, mereka mengatakan mereka adalah orangtuanya dan memiliki hak untuk memutuskan apa yang harus dilakukan terhadap anaknya. Kami tak bisa berbuat apa-apa," katanya.
