TEGA! Ayah-Ibu Bercerai, Anak Dijual dan Uangnya Dibagi Dua. Kakek pun Bertindak
Bocah laki-laki berusia tiga tahun dijual seharga 120.000 yuan atau sekitar Rp 250 juta oleh kedua orangtuanya setelah bercerai
Situs berita Thehour.cn yang berbasis di Zhejiang melaporkan akun ibu bayi tersebut sudah dihapus, namun ganbar wanita itu beserta tiga anaknya masih beredar luas di media sosial.
Wanita 27 tahun, diidentifikasi dengan nama keluarga Li, berasal dari daerah Feidong di provinsi Anhui.

Ia menikah dengan Zhao (36) pada yahun 2013.
Setelah hamil pada tahun 2017, ternyata suaminya telah berhenti bekerja dan kabur dari rumah karena memiliki utang judi sebesar 100 ribu yuan.
"Saat melihat kalian semua semua tidur nyenyak, saya menangis. Saya merasa sangat buruk karena saya harus memisahkan kalian semua," katanya di media sosial.
Setelah unggahannya viral, pengguna media sosial spontan mengirimkan berbagai bantuan, mulai dari pakaian bayi, popok dan mainan. mereka juga meminta Li untuk terus berusaha mewarawat anak-anaknya.
Dia mengatakan kepada Anhui TV bahwa dia tidak mampu memberi makan putra-putranya sehingga ia akhirnya memilih untuk menyerahkan mereka untuk diadopsi.
Saat suaminya pergi dari rumah pada Bulan Agustus 2018, Li membawa anak-anaknya tinggal bersama bibinya.
Bibinya memberinya uang untuk membeli susu bubuk tambahan, tetapi putra-putranya sempat tak makan selama empat hari.
Mertua Li --yang memiliki empat rumah-- menolak untuk menyisihkan uang untuk si kembar tiga karena mereka harus mengurus putra Zhao dari pernikahan sebelumnya, kata laporan TV Anhui.
Mereka mengatakan bahwa mereka telah menjual sebuah rumah untuk menebus sebagian utang Zhao dan saat ini sedang dalam proses menjual rumah lainnya.
Li tidak punya pekerjaan dan bibinya telah menyewakan kamar untuknya di dekat rumahnya dan ikit membantu menjaga anak-anak itu di siang hari.
Suaminya yang pulang kembali mkengaku sadar akan perbuatannya dan membuat sang istri senang.
“Setidaknya keluarga ini kembali seperti keluarga,” kata Li tentang suaminya.
Namun, Zhao sendiri tidak bersedia diawancarai media.