LOWONGAN KERJA

Kisah Pencari Kerja di Muka Kuning, Tak Dapat Kerja Dapat Pacar Pun Jadi, Yang Penting Makan Aman

Ada yang menarik dari kisah pencaker yang setiap hari memadati Aula Multi Purpose Hall ( MPH) Batamindo, Muka Kuning Batam.

Kisah Pencari Kerja di Muka Kuning, Tak Dapat Kerja Dapat Pacar Pun Jadi, Yang Penting Makan Aman
TRIBUNBATAM.ID
Suasana MPH Batamindo, Rabu (29/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ada yang menarik dari kisah pencaker yang setiap hari memadati Aula Multi Purpose Hall ( MPH) Batamindo, Muka Kuning Batam.

Di antara ratusan pencari kerja, ternyata ada yang tak hanya pencari Kerja tetapi banyak juga yang mencari pacar.

"Perkuat percintaan, siapa tau tidak kunjung dapat kerja, minimal bisa numpang makan,"inilah alasan para pencari pacar khususnya laki laki yang sering nongkrong di aula MPH Batamindo.

Para lelaki pencari pacar tersebut memiliki alasan yang sangat tepat dimana selama ini perusahaan yang ada di Muka Kuning dan yang ada di Batam, yang bergerak di bidang elektronik lebih banyak melakukan prekrutan wanita.

Bahkan jumlahnya sangat jauh berbeda dimana bisa dikatakan 1: 50 orang.

Sempat Tenangkan Diri ke Medan, Dendam Yuda Kembali Membara saat Bertemu Fitri Suryati Dirumahnya

Fakta Terbaru Pembunuhan Fitri Suryati, Pelaku Yuda Kalap Cintanya Kandas: Karena Dia Saya Putus

Yuda Bunuh Fitri Karena Dendam Cintanya Ditolak Seorang Cewek, Tuduh Fitri Jadi Penyebabnya

TERUNGKAP! Ternyata Ini Penyebab Yuda Bunuh Fitri Setelah Simpan Dendam Selama 5 Tahun

FOLLOW JUGA : 

"Kalau cewek inikan lebih dibutuhkan di perusahaan elektronik, kalau kayak kita laki laki ini, sulit kadang kalau ada penerimaan karyawan jumlah laki laki hanya beberapa orang sementara perempuan puluhan orang,"kata sumber Tribun yang tidak mau namanya dikorankan.

Sumber mengatakan di Batamindo, lebih mudah mencari pacar apalagi cewek tersebut belum dapat kerja.

"Awalnya kan kita kenalan, terus kita temani dia cari kerja, setelah itu jadian,"kata sumber tersebut.

Sumber itu menceritakan kalaupun wanita tersebut belum dapat kerja tetapi sudah pasti ada kos.

"Kita antar ke kosnya, mungkin kenalan pertama hanya dapat air putih, pertemuan kedua dapat segelas kopi, pertemuan ketiga dan seterusnya susah bisa masak Indomie bersama. Modal kita cuma motor saja antar dia cari kerja,"katanya.

Halaman
12
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved