KARIMUN TERKINI

Dua Unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan Terbakar, Warga Sebut Sudah Lama Terbengkalai

Untuk memadamkan api, diturunkan satu unit mobil pemadam kebakaran bersama-sama dengan warga. Lebih kurang 30 menit, api berhasil dipadamkan. "Kalau t

Dua Unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan Terbakar, Warga Sebut Sudah Lama Terbengkalai
TRIBUNBATAM.id/RACTHA YAHYA
Petugas Damkar Kabupaten Karimun saat memadamkan api yang membakar mobil layanan internet 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Dua unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) terbakar di Coastal Area, Kamis (28/2/2019) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena kondisi mobil kosong ditinggalkan alias terbengkalai di lokasi.

Untuk memadamkan api, diturunkan satu unit mobil pemadam kebakaran bersama-sama dengan warga.

Lebih kurang 30 menit, api berhasil dipadamkan.

Berdasarkan pantauan, dua unit mobil tersebut kini hanya tinggal puing-puing usai dilahap si jago merah.

Mulai Hari Ini, Alfamart di Batam Terapkan Kantong Plastik Berbayar, Konsumen Boleh Menolak

OMG Pacari 308 Wanita, Aktor Bollywood Sanjay Dutt Dikenal Raja Playboy, Ini Mantannya Sesama Artis

PSSI Cabut Larangan Masuk Stadion, Begini Kilas Balik Fakta Sanksi Kepada Bobotoh dan Persib Bandung

Tiap Hari Warga Batam Hasilkan 900 Ton Sampah, Ini Kata Kepala DLH Soal Sampah Plastik

Warga mengaku bersyukur dua unit mobil berwarna biru itu tidak sampai meledak karena di sampingnya ada satu unit rumah warga.

"Kalau tidak cepat dipadamkan, bisa saja rumah di sampingnya terimbas juga," kata seorang saksi mata.

Sementara itu, Kasi Unit Damkar Kabupaten Karimun, Rahmadi mengatakan, pihaknya menduga api berasal dari ulah keteledoran orang tak dikenal.

"Diduga ada OTK (orang tak dikenal) yang main api," kata Rahmadi, Jumat (1/3/2019).

Belum diketahui siapa yang bertanggungjawab atas operasional Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) tersebut hingga terbengkalai dan terbakar di Coastal Area.

Berdasarkan penelusuran, program MPLIK merupakan program dari Kementerian Telekomunikasi dan Informatika (Kemimfo) era Presiden SBY tahun 2010 dan mulai dioperasikan pada 2011 silam.

Program tersebut bertujuan membuka akses layanan internet dan telepon pada masyarakat di daerah tertinggal, terpencil atau perbatasan.

Setelah lebih kurang tiga tahun berjalan, program MPLIK tersebut dihentikan dan menyisakan utang. Hingga terpaksa dihentikan sejak 31 Desember 2014. (tribunbatam.id/rachta Yahya)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved