Begini Tips Untuk Menghindari Kecelakaan di Jalan Tol dan Jalan Utama di Perkotaan

Banyaknya kecelakaan di Jalan tol akhir-akhir ini menjadi perhatian pengendara jalan. Bagaimana kita bisa selamat berkendara di Jalan tol dan bebrapa

Begini Tips Untuk Menghindari Kecelakaan di Jalan Tol dan Jalan Utama di Perkotaan
TRIBUBATAM
Seorang wanita tewas usai terjadi kecelakaan maut di Seipanas, Batam, Senin (5/3/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Banyaknya kecelakaan di Jalan tol akhir-akhir ini menjadi perhatian pengendara jalan.

Bagaimana kita bisa selamat berkendara di Jalan tol dan bebrapa ruas jalan utama lainya.

Ada tips ampuh untuk menghindari kecelakaan di jalan, salah satunya memperhitungkan jarak aman.

Melihat kejadian tersebut, Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan edukasi terhadap pengemudi pengguna tol perlu digalakkan. 

"Jalan tol yang nyaman dapat mengakibatkan micro sleep. Micro sleep terjadi kisaran 4 hingga 5 detik yang jika terjadi kecelakaan bisa fatal," kata Djoko di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

BREAKINGNEWS, Kecelakaan Maut di Seipanas Batam, Wanita Tewas di Kolong Truk

Aksi Bersih Sampah di Pantai Lagoi, Siswa SMA Tunas Bangsa Diajak Kurangi Sampah Plastik

Hasil, Jadwal dan Klasemen Grup E Piala Presiden 2019 Setelah Arema FC dan Persela Menang

Oleh sebab itu, setiap 2-3 jam berkendara di jalan tol pengemudi harus beristirahat. 

Kendaraan pun perlu beristirahat untuk menghindari pecah ban.

Presiden Rodrigo Duterte Berencana Ganti Nama Negaranya Filipina, Ini Alasannya

Korban Kecelakaan Maut di Seipanas Batam Dibawa ke RSBK

Persebaya vs Persib Bandung, Esteban Vizcarra Sudah Bisa Main, Supardi Berharap Dimainkan Radovic

TXT Memecahkan Rekor ITZY dalam waktu kurang dari 3 jam, Ini 8 Pencapaian Debut TXT Dalam 24 Jam

Menurut dia, waktu kerja pengemudi juga sudah diatur dalam pasal 90 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, yaitu 8 jam sehari. 

"Jika mengemudi 4 jam berturut turut wajib beristirahat minimal 30 menit. Namun dalam hal tertentu dapat mengemudi paling lama 12 jam sehari termasuk waktu istirahat selama 1 jam," paparnya.

Untuk mobil bus dan truk, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sudah menerbitkan aturan Alat Pemantul Cahaya tambahan (APCT). 

Namun peraturan tersebut baru berlaku 1 Mei 2019 untuk mobil bus dan truk baru. 

Sementara 1 September 2019 untuk mobil mobil dan truk yang sudah operasional. 

"Harapannya dengan APCT, dapat mengurangi tabrak dari belakang terutama di malam hari sehingga ada pantulan cahaya dari mobil tersebut," ucap dia.

Berita ini pernah terbit sebelumnya di GridOto.com dengan Judul https://www.gridoto.com/read/221656778/street-manners-begini-tips-ampuh-hindari-kecelakaan-di-jalan-tol#!/

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Gridmotor.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved