TANJUNGPINANG TERKINI

Jaksa Dapat Ancaman Mau Ditembak, Kajati Kepri: Jangan Sentuh Jaksa Saya

"Yang penting saya minta penjahat jangan sentuh Jaksa saya. Kalau ada yang berani akan berhadapan dengan hukum," kata Edi ditemui di kantor Kejati Kep

Jaksa Dapat Ancaman Mau Ditembak, Kajati Kepri: Jangan Sentuh Jaksa Saya
Tribunbatam.id / Wahib Wafa
Kajati Kepri Edi Birton 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Menyikapi ancaman pembunuhan yang dilakukan salah seorang mafia narkoba bersenjata api (senpi) kepada Jaksa Kejari Tanjungpinang Dicky Saputra, Jaksa tetap bekerja seperti biasa.

Edi Birton Kajati Kepri mengaku Jaksa tak gentar menghadapi persoalan itu.

Menurutnya ancaman bagian dari dinamika penegakan hukum dan dianggap sudah menjadi hal biasa.

"Yang penting saya minta penjahat jangan sentuh Jaksa saya. Kalau ada yang berani akan berhadapan dengan hukum," kata Edi ditemui di kantor Kejati Kepri Jumat (15/3/2019).

Lebih lanjut ancaman tersebut juga, kata Jaksa yang bersangkutan juga tetap sidang.

BMKG Ungkap Dampak & Kekuatan Badai Matahari yang Diprediksi Juga Terjang Wilayah Indonesia

TERUNGKAP! Ternyata Ini Penyebab Kenapa Facebook, Instagram dan WhatsApp Error Kamis (14/3)

KPK OTT di Jumat Keramat, Sosok Ketum Parpol Diperiksa di Polda Jatim

Begini Kelanjutan Dua Kasus Pencabulan 6 Bocah Oleh Orang Terdekat di Batuaji Batam

Apakah perlu jaksa dilengkapi dengan senjata? Mengingat ancaman yang nyata setelah pelaku percobaan Pembunuhan memiliki senjata api yang rencananya akan digunakan untuk menembak Jaksa Dicky Saputra.

"Saya kira tak harus pakai pistol untuk menjaga keamanan. Banyak cara tapi yang pasti hidup mati sudah ada garisnya. Saatnya mati kita pasti mati," ungkapnya.

Pihaknya juga telah menyampaikan kepada jajarannya untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan.

Serta lebih selektif menerima tamu yang datang ke kantor Kejaksaan.

"Kita akan tingkatkan pengamanan dan kewaspadaan. Terutama tamu yang akan masuk ke Kejaksaan. Akan kita lebih selektif. Saat sidang juga akan ditingkatkan keamanan personel penjaga keamanan," katanya lagi.

Untuk jaksa yang diancam, sementara Jaksa yang bersangkutan akan diganti dengan jaksa yang lain.

"Kita tetap sidang mungkin akan diganti dengan Jaksa yang lain untuk menyidangkan yang ada kaitannya dengan sidang tersebut. Karena ini tugas negara," tuturnya lagi.(wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved