KARIMUN TERKINI

Sedang Ngobrol dengan Tahanan Lain di Rutan Karimun, Adi Mendadak Sakit Lalu Meninggal Dunia

Tahanan pria bernama Filtra ardiansyah (33) atau yang biasa disapa Adi itu meninggal saat perjalanan menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Sani

Sedang Ngobrol dengan Tahanan Lain di Rutan Karimun, Adi Mendadak Sakit Lalu Meninggal Dunia
kompas.com/Shutterstock
ilustrasi mayat 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Seorang tahanan Satreskrim Polres Karimun kasus dugaan penggelapan yang dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Tanjungbalai Karimun meninggal dunia, Minggu (17/3/2019) siang.

Tahanan pria bernama Filtra Ardiansyah (33) atau yang biasa disapa Adi itu meninggal saat perjalanan menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun Novi Irwan yang dikonfirmasi mengatakan dari pemeriksaan pihaknya, Adi awalnya berbincang-bincang dengan tahanan lain di ruang Admisi Orientasi (AO).

"Dia awalnya duduk-duduk. Tiba-tiba tertelungkup seperti nahan sakit. Kawan-kawannya langsung teriak ke petugas jaga. Tadi itu siang sekitar pukul 14.15 WIB," kata Novi pada Minggu malam.

Petugas lalu membawa Adi ke klinik kesehatan Rutan.

Selanjutnya petugas membawa le RSUD Muhammad Sani.

Jatuh Terlungkup, Tahanan Titipan Polres Karimun Meninggal Dunia saat Dibawa ke Rumah Sakit

Bangunan Rutan Tanjungpinang Ternyata Bangunan Bersejarah Peninggalan Belanda, Foto Ini Jadi Bukti

Tampil dengan Tema Bukit Kerang Kawal Darat, Sanggar Tuah Pusaka Juara Festival Tari 2019 Bintan

Proyek Instalasi Pengolahan Air Waduk Sentani Selesai, Bisa Layani 3 Ribu Pelanggan Baru

Namun sayangnya Adi meninggal di dalam perjalanan.

"Dokter menyatakan dia meninggal sekitar satu menit sebelum sampai ke rumah sakit," jelas Novi.

Novi menambahkan, dari hasil pemeriksaan tim inafis dan dokter, tidak ada ditemukan tanda-tanda sakit.

"Hari-hari tak ada sakit. Tadi sudah dicek dokter dan Inafis. Dokter bilang tak ada sakit. Makanya heran juga. Kalau setau kita kalau mendadak itu biasanya karena sakit jantung atau angin duduk," papar Novi.

Adi sendiri mulai dititipkan di Rutan pada tangga 1 Maret 2019. Ia ditemptkan di ruang AO bersama dengan tahanan baru lainnya. Dari keterangan para tahanan yang sekamar dengannya kepada pihak Rutan, Adi dikenal sebagai cocok ceria. Namun dalam beberapa hari belakangan Ia sering marah.

"Dia sudah dibawa pihak keluarga. Sekarang sudah di rumah duka," tambah Novi. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved