PEMILU 2019
Jokowi-Ma'Ruf Unggul di Quick Count, La Nyalla Academia dan Rakyat Jokowi Cukur Gundul
"Melihat hasil perolehan suara sementara, saya optimis Pak Jokowi pasti menang dan memimpin Bangsa ini lagi," kata La Nyalla di Surabaya, Rabu (17/4/
TRIBUNBATAM,id - Sebagai ungkapan rasa syukur atas unggulnya perolehan suara sementara di berbagai quick count untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf, La Nyalla Mahmud Mattalitti bersama Rakyat Jokowi dan La Nyalla Academia memangkas gundul rambut masing-masing.
Sebagai founder Kami Rakyat Jokowi dan La Nyalla Academia, La Nyalla sangat optimis atas keunggulan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 di berbagai quick count perhitungan suara sementara.
"Melihat hasil perolehan suara sementara, saya optimis Pak Jokowi pasti menang dan memimpin Bangsa ini lagi," kata La Nyalla di Surabaya, Rabu (17/4/2019).
"Dengan memangkas gundul, ini sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan Jokowi di berbagai hasil quick count sementara," ujarnya.
• Leher Bocah Ini Lumpuh Total Akibat Sering Main Ponsel Dalam Waktu Lama
• Ramalan Zodiak Kamis 18 April 2019 Pisces Butuh Dukungan, Gemini Pasrah, Cancer Sibuk
• Wanita Gangguan Jiwa Duduk di TPS Tak Mau Pulang, Mau Ikut Nyoblos, Aparat Sampai Turun Tangan
• Hasil Lembaga Survei Harus Dapat Dipertanggungjawabkan, KPU : Masyarakat Diminta Tunggu Hasil Resmi
Perlu diketahui, Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ir. H. Joko Widodo dan KH. Maruf Amin, sementara unggul dari pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count delapan lembaga atas Pilpres 2019.
Berikut rangkuman hasil quick count delapan lembaga hingga pukul 17.25 WIB:
1. Litbang Kompas data 76,75 persen
Jokowi-Ma'ruf: 54,28 persen
Prabowo-Sandiaga: 45,72 persen
2. Indobarometer data 75,42 persen
Jokowi-Ma'ruf: 53,81 persen
Prabowo-Sandiaga: 46,19 persen
3. Charta Politika data 85,9 persen
Jokowi-Ma'ruf: 54,17 persen
Prabowo-Sandiaga: 45,83 persen
.
4. Poltracking Indonesia data 81,35 persen