Walau Usia Tak Lagi Muda, Valentino Rossi Masih Bisa Bersaing Dengan Pembalap Baru, Ini Rahasianya

Walaupun tidak muda Lagi, Valentino Rossi masih bisa bersaing dengan pembalap muda di ajang MotoGP 2019. Di ajang MotoGP 2019, Valentino Rossi merupa

Walau Usia Tak Lagi Muda, Valentino Rossi Masih Bisa Bersaing Dengan Pembalap Baru, Ini Rahasianya
twitter.com/MotoGP
Momen saat Valentino Rossi (kiri) dan Marc Marquez (kanan) berselebrasi di atas podium MotoGP Argentina 2019 

TRIBUNBATAM.id - Walaupun tidak muda Lagi, Valentino Rossi masih bisa bersaing dengan pembalap muda di ajang MotoGP 2019.

Di ajang MotoGP 2019, Valentino Rossi merupakan pembalap tertua.

Meskipun, rekor pembalap tertua yang pernah memenangkan seri, bukanlah dipegang Valentino Rossi, melainkan Fergus Anderson asal Inggris yang menang di seri GP Spanyol tahun 1953.

Namun, jelas kalau Valentino Rossi mampu bertahan dan bahkan podium di dua seri awal musim MotoGP 2019 ini.

KPK Benarkan Geledah Rumah Bupati Solok Selatan, Ternyata Kasusnya Sudah Tingkat Penyidikan

Download Kumpulan Lagu Viral Sabyan Gambus, Ada Deen Assalam, Ya Maulana, hingga Ya Habibal Qolbi

VIDEO Detik-detik Pria Gagalkan Upaya Bunuh Diri Seorang Wanita, Loncat dari Jembatan ke Sungai

Artinya, performa The Doctor masih menjanjikan untuk bertarung dengan pembalap-pembalap muda yang bahkan dulu mengidolakannya ketika mereka kecil.

Hal ini, menjadi sesuatu yang menarik bagi Kenny Roberts Sr, salah satu Legenda MotoGP.

 

Apalagi, menurutnya sudah saatnya Rossi duduk di kursi goyang untuk menikmati balap MotoGP dari layar kaca.

"Oh ya benar! Dia seharusnya di kursi goyang!" aku Kenny Roberts Sr dikutip OtoRace.id dari Crash.net.

"Saya selalu berpikir saya ingin pensiun, duduk di kursi goyang dan merokok pipa. Jadi pertama kali saya pensiun saya meletakkan pipa di mulut saya dan melakukannya - Ya Tuhan, itu mengerikan!" tambah King Kenny sapaannya.

Namun, Kenny Roberts sr pun berkata kalau performa Rossi yang hingga kini masih menjanjikan di balap MotoGP, karena dipengaruhi motor GP500.

 

GP500 yang mengusung engine 2-tak sedikit lebih keras ketimbang MotoGP sekarang.

Tetapi, selain faktor yang disebut di atas tadi, masih adalagi faktor lainnya dari Rossi.

"Satu hal tentang umur panjang Valentino adalah karena dia tidak terluka sepanjang waktu. Itulah faktor utama untuk menjadi tua dan terus pada kecepatan yang bisa dia jalankan," ungkap Juara Dunia GP500 3 kali itu (1978,1979,1980).

Kata-Kata Romantis Ajun Perwira untuk Jennifer Supit Bikin Tamu Tertawa, Begini Katanya

Download Lagu Cat and Dog TXT Album The Dream Chapter: STAR, Ini Lirik Lagu dan Videonya

Bahkan, Legenda MotoGP asal Amerika Serikat itu pun memuji Valentino Rossi dengan tulus. 

"Berawal dari 2-stroke yang terlihat lebih original (tanpa perangkat elektronik) hingga sekarang menjadi MotoGP modern dan sudut lean (rebah) yang mereka miliki, sungguh menakjubkan dia bisa melakukan itu," puji Kenny Roberts Sr. 

Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Di Ajang MotoGP 2019, Valentino Rossi Pembalap Tertua, http://padang.tribunnews.com/2019/04/25/di-ajang-motogp-2019-valentino-rossi-pembalap-tertua.


Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved