BATAM TERKINI
Terkait Pengembalian Tiket Konser Sheila On 7 yang Batal di Batam, Ini Jawaban EO Lokal Asal Batam
EO lokal asal Batam Queen Adventure untuk konser SheilaOn 7 “Jump Higher” memberikan klarifikasi terkait batalnya konser tersebut, Jumat (10/5/2019)
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Even Organizer (EO) lokal asal Batam Queen Adventure untuk konser SheilaOn 7 “Jump Higher” memberikan klarifikasi terkait batalnya konser tersebut, Jumat (10/5/2019) malam.
Mereka mengaku mengetahui pembatalan dari manajeman SheilaOn 7 atau SO7.
Morena, pihak EO Queen Adventure, melalui rilis dari SO7 Media Coordinator mengatakan, pihaknya hanya sebagai EO lokal yang hanya menghendel keperluan lokal seperti sewa mobil, SDM, dan lokasi.
"Sedangkan tiket itu dihendel promotor (Nagoya Managemant)," ujarnya.
Bahkan untuk produksi dihendel promotor sendiri, apalagi hotel artis itu tangung jawab promotor.
"Jadi untuk tiket kami tidak tau, tiket di Nagoya Managemant," katanya.
Morena melanjutkan, bahkan pihaknya mengalami kerugian lebih banyak dari penonton.
• Ternyata Ini Asal Mula Penyakit Cacar Monyet Masuk Singapura yang Bisa Mengancam Batam
• LINK Live Streaming Garuda Select Vs Chelsea U-16 di Superoccer.tv, Sabtu (11/5) Kick Off 16.45 WIB
• Setelah Maintenance, Senjata dan Karakter Terbaru dari Free Fire, Ada Diskon Ramadhan,Cek Disini
• BERITA PERSIB - Hari Ini, Sabtu (11/5) Tim Asuhan Robert Rene Alberts Launching Tim dan Jersey Baru
"Semua persiapan kita masih hutang, dan itu nominalnya tidak kecil," kata dia.
Bahkan Morena, tidak mau mengambil resiko dia telah mengadukan kasus tersebut ke Polresta Barelang.
"Tetapi pihak kepolisian tidak bisa menerima laporan itu, karena kami bukan kostumer," ujarnya.
Morena juga menjelaskan, promotornya Nagoya Managemant berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia bekerjasama dengan promotor tersebut rekomendasi dari temannya. Selain itu pihak promotor mengaku tidak bisa mengurus perizinan, makanya mengunakan jasa EO lokal.
Sampai saat ini perizinan keramaian sudah diselesaikan Morena dan timnya. Bahkan sudah disampaikan kembali ke pihak kepolisian bahwa acara batal dilaksanakan.
Tidak hanya mengalami kerugian materi Queen Andventure brand EO ini juga rusak ulah promotor tersebut. "Brand kita kenak," kata dia.
Morena mengaku sampai saat ini pihak promotor semenjak ada pemberitahuan cancel tidak bisa dihubungi. Begitu juga ketika ditemui ke basecamp mereka di kawasan Tiban, Batam tidak ada satupun pihak promotor.
Bahkan kamar hotel Duta dan kawan-kawan di Best Western Premier Panbil sudah dicancel otomatis. Karena promotor atas nama Asep tidak bisa dihubungi.