KARIMUN TERKINI

HEBOH di Media Sosial Jenazah Warga Karimun Ditinggal Pesawat, Begini Penjelasan Pihak Lion Air

Media sosial khususnya Instagram sempat dihebohkan dengan postingan seorang pria bernama Dedi Azwandi di akun pribadinya.

HEBOH di Media Sosial Jenazah Warga Karimun Ditinggal Pesawat, Begini Penjelasan Pihak Lion Air
Tribunnews
Ilustrasi Lion Air 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Media sosial khususnya Instagram sempat dihebohkan dengan postingan seorang pria bernama Dedi Azwandi di akun pribadinya.

Dalam postingan tersebut, dia mengatakan jika Lion Air meninggalkan jenazah atas nama Akila yang saat itu akan terbang beserta ayah dan ibunya dari Jakarta. Namun tanpa pemberitahuan sama sekali pada keluarga, jenazah itu disebut ditinggal.

Padahal mereka telah membayar Rp 10.500.000.

Menanggapi kabar yang akhirnya viral di media sosial Instagram dan WhatsApp tersebut, pihak maskapai Lion Air akhirnya buka suara untuk menyampaikan klarifikasi terkait layanan pengangkutan jenazah.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro memberikan penjelasan terkait perbedaan waktu kedatangan pendamping dan satu jenazah di Batam.

"Berdasarkan data reservasi yang dilaporkan oleh pihak ketiga kepada Lion Air, untuk pendamping terbang dengan Lion Air nomor JT-378 yang berangkat pukul 13.17 WIB dan mendarat pada 14.33 WIB," katanya, Rabu (15/5/2019).

Mural Gambar Mata Satu di Kafe Gibran Rakabuming Diungkit, Reaksi Kaesang Bikin Netizen Terpingkal

2 Wanita yang Ancam Penggal Jokowi Dicari Polisi dan Diminta Menyerahkan Diri

DAFTAR Nama Caleg Lolos Pemilu 2019 Untuk DPRD Kepri dan Batam, PDIP Kembali Kuasai DPRD Batam

Menhub Turunkan Tarif Batas Atas, Simulasi Harga Baru Tiket Pesawat Batam-Padang Tembus Rp 3 Juta!

Sedangkan penerbangan berdasarkan standar operasional prosedur serta prinsip penerimaan kargo HUM (Human Remains) HUM tujuan Batam telah dipersiapkan sesuai nomor surat muatan udara (SMU) 20197170 dengan booking code menggunakan Batik Air penerbangan ID-6862 pukul 16.54 WIB yang dijadwalkan tiba pada 18.10 WIB.

"Jadi dari informasi yang diterima oleh petugas Lion Air, bahwa tidak ada pemberitahuan dari pihak ketiga sebagai pengurus mengenai perbedaan reservasi HUM dengan pendamping," katanya.

Sebab itu, petugas Lion Air mengetahui terdapat perbedaan reservasi nomor penerbangan.

Namun, HUM tidak dapat dipindahkan ke kargo pesawat Lion Air dikarenakan JT-378 sudah final, atau siap diberangkatkan.

"Sebagai informasi, sebelum HUM masuk ke acceptance desk, petugas di bandar udara keberangkatan yakni Soekarno-Hatta telah memastikan mengenai aktual sesuai reservasi (pembelian tiket penumpang dan kargo)," sebutnya.

Hal itu dikarenakan, prosedur ini bertujuan menentukan ruang kargo (space), jadwal keberangkatan, nomor penerbangan serta kemasan harus sesuai syarat pengangkutan jenazah melalui angkutan udara. 

Lion Air sudah memberikan keterangan kepada pihak pendamping (keluarga) atas perbedaan waktu kedatangan di Batam.

"Lion Air menyampaikan rasa keprihatinan atas kejadian yang timbul. Lion Air saat ini masih mengumpulkan data, informasi dan keterangan lain mengenai perkembangan pemberitaan dan dari berbagai pihak yang terlibat guna dipelajari lebih lanjut," katanya dalam pernyataan resmi pihak maskapai Lion Air. (tribunbatam.id/endra kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved