PILPRES 2019
Mengingatkan Kembali Janji Persahabatan Jokowi dan Prabowo
Kini, komitmen keduanya dinantikan saat situasi memanas pasca-kerusuhan yang dilakukan sekelompok orang bayaran Selasa (21/5/2019) dan Rabu
TRIBUNBATAM.id - "Sering, ketika sedang naik sepeda, rantainya putus. Tapi percayalah pada saya, Pak Prabowo, rantai persahabatan kita, rantai persahabatan saya dengan Pak Prabowo yakinlah tidak akan pernah putus".
Pernyataan itu disampaikan capres petahana Joko Widodo saat debat keempat Pilpres 2019, 30 Maret 2019.
Prabowo juga kurang lebih menyampaikan hal yang sama. Ia menekankan bahwa Jokowi adalah sahabatnya.
Perbedaan di antara dirinya dan Jokowi hanya soal ketatanegaraan.
Kini, komitmen kedua sahabat ini dinantikan saat situasi agak memanas pasca-kerusuhan yang dilakukan sekelompok orang bayaran pada Selasa (21/5/2019) dan Rabu (22/5/2019).
Baca juga: Prabowo Subianto dan Erick Thohir di Sebut Pas Pimpin Indonesia, Ahli Pertahanan dan Ekonimi
Mengingat kembali janji itu
Janji itu terucap pada sesi terakhir debat keempat di Hotel Shangri La, Sabtu (30/3/2019).
Saat itu, kedua calon presiden diminta menyampaikan pernyataan penutup.
Awalnya, Jokowi bercerita mengenai hobi bersepedanya. Dia mengaku sering mengalami putus rantai saat berada di perjalanan.
Dengan menggunakan analogi ini, Jokowi mengatakan, persahabatannya dengan Prabowo tidak akan seperti rantai itu.
"Sering, ketika sedang naik sepeda, rantainya putus. Tapi percayalah pada saya, Pak Prabowo, rantai persahabatan kita, rantai persahabatan saya dengan Pak Prabowo yakinlah tidak akan pernah putus," kata Jokowi.
Prabowo menyaksikan dengan seksama pernyataan Jokowi itu.
Dia mengangguk dan langsung mengangkat kepalan tangannya ke udara.
Pernyataan Jokowi ini langsung direspons Prabowo.
Baca juga: Pilpres 2024 Berpeluang 3 Capres, Persaingan Anies Baswedan, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo
Ia mengatakan, perbedaan memang kerap terjadi.