Datangkan TKI dari NTT, Salim Ditangkap Polda Kepri, Bawa Anak Berusia 16 Tahun Pula TKI-nya
Salim ditangkap, lantaran menyeludupkan 21 TKI ilegal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Malaysia.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Subdit IV Ditkrimum Polda Kepri menangkap Musalin alias Salim.
Salim ditangkap, lantaran menyeludupkan 21 TKI ilegal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Malaysia.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga menyebut saat konferensi pers Senin (17/6/2019), kejadian terungkap pada Sabtu (15/6/2019).
Informasi, ada 21 TKI ilegal yang datang dari NTT dan telah tiba di Batam.
"Mendengarkan informasi tersebut, anggota Polda Kepri langsung ke TKP. Jadi 21 calon TKI ilegal ini datang dari NTT via jalur laut. Mereka memanfaatkan jalur arus mudik balik ke Batam," kata Erlangga.
Dijelaskan, saat pengamanan 21 orang itu ditemukan di penampungan sementara yakni di rumah pelaku Salim. Yang terletak di Kampung Lembang Jaya Nomor 165, RT 003 RW 003, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepri.
• Anaknya Tidak Diterima di SMPN 21 Sagulung, Ratusan Oran Tua: Kami Harap Ada Solusi dari Wako
• Kepala Dishub Batam Heran: Kok Juru Parkir Liar di Jembatan Barelang Dapat Karcis Berlogo Pemko?
• Aliya Rajasa Unggah Foto Anaknya dengan SBY, Dia Sematkan Pesan Ani Yudhoyono, Pesan Itu Buat Haru
• Vanessa Angel Dituntut Enam Bulan Penjara, Kuasa Hukum-nya: Itu Terlalu Berat untuk Klien Saya
Dari data, 21 TKI ilegel terdiri 15 pria dan enam wanita.
Mereka hendak dikirim ke Malaysia sebagai tenaga buruh.
"Jika sudah sampai di Malaysia, ada yang kerja buruh dan sebagian besar kerja di perkebunan kelapa sawat," tambah Erlangga.
Sebanyak 14 dari daerah Kabupaten Malaka, NTT.
Dua di antaranya masih anak di bawah umur yakni inisial RB (17) dan Fr (16).
Dari Kabupaten Belu NTT sebanyak 6 orang, dan satu orang dari Kabupaten Kupang.
Di tempat dan waktu yang sama, Kasubdit IV Ditkrimum Polda Kepri Kompol Dhani menambahkan, pelaku Salim yang kini berstatus tersangka sudah melakoni pekerjaan haram itu selama satu tahun terakhir.
"Terakhir ini nampak sama kami, dan langsung kami tangkap," kata dia.
Dijelaskan, 21 TKI ilegal itu akan dikirim via kapal dari Nongsa ke Malaysia.