Cucu BJ Habibie Ini Bermain di Liga Italia dan Portugal, Tapi Tidak Diterima di Persib Bandung B

Persib Bandung B sedang merekrut pemain untuk memperkuat tim yang baru diakuisisi dari Blitar United ini.

Editor: Thom Limahekin
TWITTER/SIMAMAUNG
Pelatih Liestiadi memberikan pengarahan kepada pemain Persib Bandung B 

TRIBUNBATAM.id - Persib Bandung B sedang merekrut pemain untuk memperkuat tim yang baru diakuisisi dari Blitar United ini.

Ternyata calon pemain yang ikut seleksi perekrutan adalah cucu Presiden Republik Indonesia ke-3, BJ Habibie yakni, Rafid Habibie.

Hal itu diketahui melalui unggahan foto akun resmi Instagram @persib_b_official, Sabtu (21/6/2019).

Sayangnya, Rafid Habibie gagal masuk seleksi Persib Bandung B.

Dia tidak masuk daftar 25 pemain yang akan didaftarkan pada kompetisi Liga 1 2019.

"@rafidhabibie Cucu dari Presiden RI ke-3 BJ.Habibie saat mengikuti seleksi untuk menjadi skuat PERSIB B
.
Namun ternyata pemain bernama lengkap Muhammad Rafid Habibie itu tidak termasuk ke dalam 25 nama pemain yang terpilih untuk membela nama PERSIB B

#GOPERSI86O 
#NGAHIJI," tulis akun Persib Bandung B sambil mengunggah foto Rafid Habibie mengenakan seragam latihan.

Demi Langgeng dengan Nenek Rohaya Sang Istri, Slamet Riyadi Kerja Keras Banting Tulang Jadi Buruh

Kebakaran di Baloi Batam, 31 Rumah Tinggal Puing-puing Saja

BP Batam Gandeng Kemenpan Gelar Pelatihan Penyusunan Peta Bisnis, Ini Tujuan Utamanya

Festival Makanan di Batam Hadirkan Master Chef Indonesia, Intip Menu Makanannya yuk

Dikutip dari Bobotoh.id, pelatih Persib Bandung B, Liestiadi lantas membeberkan alasan tak memasukkan Rafid Habibie ke timnya.

Rafid Habibie masih dianggap muda dan masih dianggap kurang dalam sisi kekuatan.

Kendati demikian, menurut Liestiadi, Rafid Habibie secara taktikal sudah cukup bagus.

"Rafid Habibie itu baru usia 19 tahun, secara kualitas teknik oke, tapi secara power dan taktik dia kurang tenaga," ucap Liestiadi.

Liestiadi mengungkapkan, sebenarnya dia sudah menawarkan untuk bermain di Persib Bandung U-20.

Namun, pemain yang berposisi sebagai striker itu justru menolak.

"Dia saya rekomendasikan di U-20 agar dapat jam terbang. Ternyata entah mengapa dia memiliki pertimbangan lain. Karena selama ini saya lihat di CV-nya, dia sudah bermain di Portugal dan Italia," kata mantan asisten pelatih Arema FC tersebut.

Liestiadi melanjutkan, solusi terakhir bagi Rafid Habibie jika ingin masuk timnya adalah bermain sebagai pemain cadangan.

"Kalau dia masih mau di sini, mungkin dia cadangan. Apalagi saya disuruh manajemen untuk menyiapkan pemain yang sudah jadi," jelas Liestiadi.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved