Kubu TKN Imbau Jangan Ada Pengerahan Massa Jelang Putusan MK, MK Tidak Terpengaruh Oleh Massa

Isu seputar pengerahan massa muncul menjelang pengumuman putusan sengketa hasil Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Editor: Thom Limahekin
Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin bersama tim kampanye nasional. 

TRIBUNBATAM.id - Isu seputar pengerahan massa muncul menjelang pengumuman putusan sengketa hasil Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Kemunculan isu tersebut dikomentari juga oleh Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin, Usman Kansong.

Menurut Usman, isu yang berkembang merupakan bentuk upaya pihak tertentu untuk 'menekan MK'.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber acara 'Jurnal Pagi' Berita Satu, Senin (24/6/2019).

"Kalau ada pengerahan massa itu sebetulnya ada upaya 'menekan Mahkamah Konstitusi', ya kan begitu," jelas Usman.

"Kalau 'menekan Mahkamah Konstitusi' artinya ada kalau misalnya kita khawatir gitu kan, kalau ternyata keinginannya berbeda dengan yang terjadi maka dia akan terus melakukan hal-hal yang menyebabkan konflik terus terjadi, begitu," sambungnya.

Usman menilai, isu pengerahan massa yang akan dilakukan pada 28 Juni 2019 bisa menghasilkan narasi-narasi negatif.

Untuk itu, pihaknya mengimbau supaya masyarakat tidak melakukan aksi turun ke jalanan saat MK mengumumkan hasil sengketa gugatan Pilpres.

Ketua Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga Kritik Mahfud MD: Tidak Pantas Mahfud Bicara Seperti Itu

Jubir BPN Sebut Probowo Akan Bertemu Jokowi Bukan Bahas Masalah Politik, Tapi Bicara Soal Hal Ini?

Wendy’s Jadi Restoran Siap Saji dengan Harga Rp 20 Ribu, Intip Beragam Menu Makanannya

Orangtua Murid di Tanjunguncang Keluhkan Uang Jajan Anaknya Dipalak Para Remaja, Polisi Tak Tanggapi

"Nah pengerahan massa ini juga akan menghasilkan narasi ya kan, seperti itu," papar Usman.

"Karena itu kita mengimbau, misalnya yang sudah menyatakan akan ke MK itu perhimpunan alumni ya atau Persatuan Alumni (PA) 212."

"Bahkan mantan Ketua MK, Hamdan Zoelva juga sudah mengimbau jangan ada pengerahan massa begitu lo, ya kan."

"Karena tidak berguna juga, MK tidak mudah ditekan-tekan," tambahnya.

Usman menilai, isu pengerahan massa tidak akan mempengaruhi keputusan MK.

Menurutnya, yang akan terpengaruh adalah masyarakat.

"Tetapi yang paling penting bagi kita sebetulnya ya tadi, narasi yang terbangun," jelas Usman.

"MK tidak akan terbentuk opininya oleh opini di luar begitu, tetapi opini di luar yang muncul dari pengerahan itu akan terbentuk di masyarakat begitu," imbuhnya.

Simak videonya dari menit 1.45

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul TKN Jokowi-Ma'ruf Komentari Isu Ada Pengerahan Massa saat Putusan MK: Ada Upaya 'Menekan MK'

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved